Palu Hari Ini

Wawali Palu Curhat, Sudah Lama Ingin Turunkan Kasus Stunting Tapi Sulit

Sejak sebelum diangkat menjadi Wakil Wali Kota Palu periode 2021-2024, Reny A Lamadjido sudah lama berhasrat ingin menurunkan kasus Stunting.

Penulis: Alan Sahrir | Editor: Haqir Muhakir
Alan
Wakil Wali Kota Palu Reny A Lamadjido saat menghadiri Diseminasi Hasil Pengukuran dan Publikasi Data Stunting tahun 2022 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Alan Sahril

TRIBUNPALU.COM, PALU - Sejak sebelum diangkat menjadi Wakil Wali Kota Palu periode 2021-2024, Reny A Lamadjido sudah lama berhasrat ingin menurunkan kasus Stunting.

Ia bercerita, saat menjabat sebagai Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah, sudah berbagai program dilakukan untuk menurunkan gratik kasus stunting, tetapi kasus stunting masih tetap tinggi.

Olehnya, saat menjabat sebagai Wakil Wali Kota Palu, Ia berkomitmen untuk menuntaskan kasus stunting hingga mencapai 7 persen ditahun 2024 mendatang.

Hasilnya, saat ini Kota Palu menduduki urutan pertama prevalensi stunting terendah se Sulteng.

"Saya berhasrat membranding mobil dinas kita itu karena dulu saya sejak jadi Kepala Dinas Kesehatan Provinsi, sudah turun kita melakukan penanganan stunting, tapi tidak bisa kita capai secara maksimal," ungkap Reny A Lamadjido, Jumat (9/12/2022) siang.

Baca juga: 12 Kelurahan di Kota Palu Alami Kenaikan Prevalensi Stunting Selama Tahun 2022

Reny A Lamadjido mengungkapkan, keberhasilan Kota Palu menangani kasus stunting berdasarkan E-PPGBM (Elektronik-Pencacatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat) sebesar 91 persen.

Hal itu berbending terbaik saat Ia menjabat sebagai Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulteng periode 2018-2020.

"Itu sesuatu yang luar biasa menurut saya, karena sejak saya kadis di Provinsi Sulteng, mencapai 80 persen saja susah, tetapi Alhamdulillah Kota Palu berhasil mencapai 91 persen menurut E-PPGBM," terangnya.

Reny A Lamadjido menuturkan, penanganan stunting perlu dilakukan sejak ibu hamil kemudian pada 1000 hari pertama dengan mencukupi asupan makanan yang seimbang melalui nutrisi makro dan mikro.

Baca juga: Data Tim Enumerator SSGI: Kasus Stunting di Kota Palu Paling Rendah se Sulawesi Tengah

Karena, nutrisi memang mengambil peran penting yang perlu menjadi perhatian lebih bagi calon orangtua, mulai sejak masa perencanaan, kehamilan, hingga menyusui.

"Kalau anak-anak kita yang masih bayi tapi sudah kelihatan gemuk itu tidak sehat juga," bebernya.

Atas capaian yang telah didapatkan Kota Palu dalam menangani kasus stunting, Ia mengucapkan terima kepada seluruh stakeholder yang telah berperan penting. (*)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved