Sosok Berbeda Ferdy Sambo di Mata Sahabat, Putri Candrawathi Adalah Cinta Pertama
Eks Kadiv Propam Polri, Ferdy Sambo dijatuhi hukuman mati dalam kasus pembunuhan Brigadir.
Menurut Agus, Sambo tidak akan melakukan tindakan keji pembunuhan berencana jika tak ada pemantiknya.
"Di luar apa yang kami bayangkan. Karena kita anggap Ferdy tidak mungkin melakukan sesuatu kalau tidak ada hal yang terlalu menekan dirinya. Selama ini kami tahu dia care dan baik terhadap keluarga dan teman-temannya. Kami kaget sekali," imbuh Agus.
Menengok masa lalu, Agus tak menyangka Sambo bisa melakukan perbuatan jahat seperti yang diurai majelis hakim.
Dalam uraian vonisnya, majelis hakim menjabarkan kejahatan Sambo yang berbanding terbalik dengan sikap sang mantan Kadiv Propam Polri itu semasa SMA.
"Ini mungkin sesuatu yang baru dan terlalu berat bagi dia sehingga dia harus melakukan itu. Selama ini tidak ada kejadian yang Ferdy Sambo emosional. Bahkan setiap ketemu kita selalu bercanda," kata Agus.
Tak cuma tahu soal sosok Sambo, Agus juga tahu perihal kisah asmara sahabatnya itu.
"PC ini cinta pertamanya Ferdy. Jadi dia dari SMP udah bersama dan waktu itu ada perasaan saling suka. SMA mereka berpisah, ketemu lagi setelah Akabri. Jadi dia sangat mencintai Putri," akui Agus.
Hal-hal yang Memberatkan Ferdy Sambo
Akhirnya menjatuhkan vonis hukuman mati ke Ferdy Sambo, majelis hakim mengurai tujuh poin yang memberatkan.
Suami Putri Candrawathi itu divonis tuntutan yang lebih berat dari tuntutan JPU karena 7 hal ini:
- Ferdy Sambo telah membunuh ajudan sendiri yang telah bekerja selama tiga tahun
- Perbuatan Ferdy Sambo membuat duka mendalam di hati keluarga
- Ferdy Sambo melakukan perbuatan tidak pantas sebagai polisi yakni membunuh orang
- Perbuatan Ferdy Sambo mencoreng institusi polri
- Akibat perbuatan Ferdy Sambo, banyak anggota polri yang terjerat kasus hukum.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/Putri-Candrawathi-dan-Ferdy-Sambo-145.jpg)