Sosok Berbeda Ferdy Sambo di Mata Sahabat, Putri Candrawathi Adalah Cinta Pertama
Eks Kadiv Propam Polri, Ferdy Sambo dijatuhi hukuman mati dalam kasus pembunuhan Brigadir.
TRIBUNPALU.COM - Eks Kadiv Propam Polri, Ferdy Sambo dijatuhi hukuman mati dalam kasus pembunuhan Brigadir.
Vonis tersebut menuai reaksi beragam dari masyarakat. Ada yang lega, tapi tak sedikit pula yang berduka.
Tak hanya keluarga, duka juga dirasakan sahabat Ferdy Sambo.
Baru-baru ini, sahabat Ferdy Sambo semasa SMA bernama Agus mengurai tanggapannya atas vonis yang dihadapi rekannya itu.
Baca juga: Divonis 20 Tahun Penjara, Kini Putri Candrawathi Didesak Minta Maaf, Kasus Pelecehan Tak Terbukti
Mengenal baik sang mantan jenderal itu sejak di bangku sekolah, Agus punya kesan baik terhadap Sambo.
Terlebih diakui Agus, Sambo adalah seorang ketua kelas yang jadi contoh di sekolah.
Namun perangai Sambo ketika SMA berubah drastis dengan citranya di persidangan kasus pembunuhan Brigadir J.
Ferdy Sambo dinilai majelis hakim sebagai otak pembunuhan berencana ajudannya sendiri.
"Saya sahabat sama Ferdy Sambo sejak SMA kelas 1, jadi saya sekelas sama beliau. Beliau itu ketua kelas waktu SMA kelas 1," ujar Agus saat datang ke PN Jakarta Selatan dilansir TribunnewsBogor.com dari tayangan Metro TV News, Rabu (15/2/2023).
Mengenang sosok Sambo semasa SMA, Agus blak-blakan.
Diungkap Agus, Sambo adalah pelajar yang cerdas dan sangat menonjol di kelas.
Tak cuma disiplin dan pintar, Sambo juga dikenal sebagai sosok yang peduli pada teman-temannya.
Hal itu terlihat saat Sambo tetap berkumpul dengan teman-teman SMA-nya meski sudah jadi jenderal.
"Memang orangnya disiplin. Kalau diangkat jadi ketua kelas disiplin. Dia juga cerdas dan sangat menonjol dari teman-teman kami yang lain. Dia juga sangat care terhadap teman-teman. Kalau dia dinas, sampai jenderal pun, beliau kalau ke Makassar selalu menemui kami. Jadi beliau tetap humble dan sangat dekat," ungkap Agus.
Menelisik kasus yang membelit Sambo, Agus mengaku tak menyangkanya.
