Rabu, 8 April 2026

Viral

Geger Kuburan di Blitar Dirusak Orang Tak Dikenal, Ada Surat Bertuliskan Munkar dan Nakir

Kasus perusakan puluhan batu nisa kuburan bikin heboh warga Blitar Jawa Timur.

Handover
Kasus perusakan puluhan batu nisa kuburan bikin heboh warga Blitar Jawa Timur. 

TRIBUNPALU.COM - Kasus perusakan puluhan batu nisa kuburan bikin heboh warga Blitar Jawa Timur.

Video memperlihatkan kondisi kuburan yang diacak-acak itu viral di media sosial.

Tidak diketahui, siapa pelaku yang melakukan perusakan tersebut.

Namun di lokasi kuburan, ada sepucuk surat yang ditinggalkan pelaku.

elaku mengaku tidak senang adanya banyak makam di kawasan tersebut lantaran sesuai perjanjian hanya dua batu nisan yang diperbolehkan.

Baca juga: Heboh Ritual Doa Dijilat Anjing, Akhirnya MUI Buka Suara: Bukan Aliran Sesat

"Maaf Pak juru kunci/Kamituwo awal kesepakatan makam/kuburan Glondong dilarang dikijing, hanya dua batu nusan saja...Camkan...! Dan, yang mengejutkan, surat itu ditanda tangani dengan nama Munkar dan Nakir,” seperti yang tertulis dalam surat kaleng.

Anehnya, surat kaleng itu juga dinamai dari Munkar dan Nakir.

Dikutip dari Tribun Jatim, ada 58 batu nisan yang dirusak oleh pelaku.

Polisi pun sudah ke lokasi untuk mengeceknya.

Pihak kepolisian pun membenarkan ada puluhan batu nisa dirusak oleh orang tidak dikenal.

"Iya, kami sudah ke lokasi untuk mengeceknya dan memang benar. Cuma, yang perlu kami antisipasi jangan sampai menimbulkan dampak yang tak diinginkan," kata AKP Tri Wahyudi, Kapolsek Kanigoro.

Menurutnya, pihaknya belum bisa menyimpulkan apa motifnyq namun dulu atau sekitar tahun 2003 lalu, sejak lahan itu dijadikan Tempat Pemakaman Umum (TPU) Glondong, informasinya sudah ada larangan agar makam itu tak dibangun kijing.

"Itu masih kami pelajari dan nantinya akan kami kumpulkan warga agar menemukan kesepakatan yang terbaik," ujarnya.

Diduga pengrusakan makam dilakukan pada malam hari. Namun, baru diketahui pada Kamis (16/2/2023) pagi.

"Tak ada yang mengetahui kejadian itu namun dugaannya malam hari (karena tiap malam dalam sepekan ini hujan terus)," ungkapnya.

Dugaannya, pelaku melakukan aksinya dengan peralatan atau semacam palu buat memporak-porandakan bangunan kijing yang dibangun dengan permanen (plester).(*)


(TribunPalu.com/WartaKotalive.com)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved