Rabu, 8 April 2026

Siap-siap, Fenomena Gerhana Matahari Hibrida Bisa Dilihat di Langit Indonesia

Sementara Gerhana Matahari Cincin dapat disaksikan di Amerika Serikat, sebagian Amerika Tengah, Kolombia, dan Brasil pada 14 Oktober 2023.

Editor: mahyuddin
handover
Ilustrasi Gerhana Matahari 

TRIBUNPALU.COM - Gerhana Matahari Hibrida bakal tampak dari langit Indonesia 20 April 2023.

Peneliti Pusat Antariksa Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menyebutkan Gerhana Matahari Hibrida merupakan perpaduan dari Gerhana Matahari Total dan Gerhana Matahari Cincin.

Gerhana Matahari Hibrida dapat disaksikan di Indonesia pada 20 April 2023.

Sementara Gerhana Matahari Cincin dapat disaksikan di Amerika Serikat, sebagian Amerika Tengah, Kolombia, dan Brasil pada 14 Oktober 2023 waktu setempat.

Indonesia hanya akan mengalami Gerhana Matahari Hibrida pada 2023.

Adapun wilayahnya sebagai berikut:

Maluku

Pulau Kisar: 13.23.09 WIT (1 menit 10 detik)
Pulau Maopora: 13.25.05 WIT (0 menit 59 detik)
Pulau Damar: 13.28.25 WIT (1 menit 24 detik)
Pulau Watubela: 13.40.49 WIT (1 menit 5 detik)
Papua Barat

Kepulauan Antalisa: 13.45.14 WIT (1 menit 11 detik)
Randepandai: 13.50.32 WIT (1 menit 1 detik)
Roswar: 13.51.45 WIT (0 menit 57 detik)
Pulau Num: 13.54.45 WIT (1 menit 5 detik)

Papua

Wooi: 13.55.08 WIT (1 menit 11 detik)
Serui: 13.55.08 WIT (1 menit 11 detik)
Biak Kota: 13.57.18 WIT (1 menit 5 detik)

Baca juga: Gunakan Lilin Sebagai Penerangan, Rumah di Jalan Zebra Palu Terbakar

Sejumlah wilayah di Indonesia juga akan mengalami Gerhana Matahari sebagian.

Yogyakarta akan menjadi lokasi paling awal yang mengalami Gerhana Matahari sebagian.

Sedangkan Medan akan menjadi lokasi yang paling awal mengakhiri Gerhana Matahari sebagian tersebut.

Sementara itu, Jayapura akan menjadi lokasi paling akhir saat memulai sekaligus mengakhiri Gerhana Matahari sebagian.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved