Kasus PMK Sulteng
Urutan Kedua Kasus PMK Tertinggi di Sulteng, Pemkab Sigi Vaksinasi 13.810 Sapi
Menurut Akib, pihaknya pun sudah melaksanakan Vaksinasi PMK kepada 13.810 ekor di Kabupaten Sigi.
Laporan Wartawan TribunPalu.com, Moh Salam
TRIBUNPALU.COM, SIGI - Kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Kabupaten Sigi mencapai 463 ekor sapi.
Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Sigi Akib Ponulele mengatakan, Kasus PMK di Wilayah Mareso Masagena sebanyak 463 ekor.
Data tersebut hingga tanggal 21 Mei 2023.
Kata Akib Ponulele, ternak yang sembuh sudah 325 ekor dengan 1 ekor ternak mati.
"Sehingga sisa kasus aktif PMK di Sigi sebanyak 137 ekor," kata Kadis Peternakan dan Keswan Sigi Akib Ponulele kepada TribunPalu.com, Selasa (23/5/2023).
Baca juga: BREAKING NEWS: 37 Hari Jelang Idul Adha, Dinas Peternakan Sulteng Catat 1.636 Kasus PMK
Menurut Akib, pihaknya pun sudah melaksanakan Vaksinasi PMK kepada 13.810 ekor di Kabupaten Sigi.
"Selama ini kami sudah membentuk tim untuk memantau perkembangan kasus PMK di Kabupaten Sigi," sebut Kadis Peternakan dan Keswan Sigi.
Diketahui Kabupaten Donggala dan Sigi, Sulawesi Tengah, menjadi daerah dengan Kasus PMK tertinggi jelang Idul Adha 2023.
Dinas Perkebunan dan Peternakan Sulawesi Tengah mencatat 3.813 Kasus PMK di Donggala dengan sebaran sembilan kecamatan, 39 desa.
Dari Kasus PMK di Donggala, tercatat 126 ekor ternak mati, 2.436 sembuh, tersisa 1.251 kasus aktif.
Sementara Kasus PMK di Sigi tercatat mencapai 459 kasus, tersebar di tujuh kecamatan dan 21 desa.
Dari Kasus PMK di Sigi, 1 ekor mati, satu dipotong paksa, 185 sembuh, sisa 272 kasus aktif.
Baca juga: Donggala dan Sigi Kasus PMK Teringgi di Sulteng Jelang Idul Adha
Selain kedua kabupaten itu, Dinas Perkebunan dan Peternakan Sulawesi Tengah juga menemukan kasus serupa di Kabupaten Tolitoli, Morowali, Parigi Moutong dan Kota Palu.
Berikut daftar kasus aktif PMK dari 1 Januari sampai 15 Mei 2023:
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/Ternak-sapi-di-Sigi.jpg)