Banggai Hari Ini

Letkol Inf Hermanto: Satgas TMMD Ubah Kebiasaan Warga Desa Kumuh di Banggai

TMMD 116 itu ditutup oleh Komandan Korem 132 Tadulako, Brigadir Jenderal TNI Toto Nurwanto.

|
Penulis: Asnawi Zikri |
Handover
Dandim 1308 Luwuk Banggai, Letkol Inf. Hermanto. 

Letkol Hermanto menambahkan, pembuatan jamban umum bertujuan untuk mengubah kebiasaan warga agar tidak lagi membuang tinja di pesisir pantai dan sungai.

Baca juga: Bundaran STQ Kota Palu Segera Direvitalisasi Mulai Tahun 2023

“Satu unit jamban umum yang dibuat ini adalah inisitif para personil Satgas selain meminimalisir agar warga tidak kesulitan buang air besar. Tujuannya untuk mengubah kebisaan warga agar mereka bisa berinisiatif membuat jamban keluarga baik dalam bentuk jamban standar atau jamban darurat,” tutur Letkol Hermanto.

Sedangkan untuk kegiatan sasaran inti yakni rehabilitasi jalan kantong produksi yang menghubungkan Desa Tou dan Desa Minahaki sepanjang 3.600 meter, selain jalan terdapat juga pembangunan talud sepanjang 900 meter serta pembuatan plat duiker sebanyak 2 unit. 

Pembuatan drainase di Dusun II Desa Tou sepanjang 187 meter, kemudian pengaspalan jalan lingkungan Desa Moilong.

Rehabilitasi jalan sepanjang 3.600 meter, kata Letkol Hermanto, tidak hanya digunakan oleh para petani.

Namun digunakan oleh nelayan untuk mempermudah distribusi untuk menjual hasil tangkapan ikan. 

Di sisi lain, rehabilitasi jalan juga mempermudah wisatawan mengunjungi destinasi wisata bahari di Desa Tou dan Minahaki.

“Jalan yang kita berdiri saat ini bukan hanya petani dan nelayan yang menggunakan. Tapi juga menjadi satu satunya akses warga ke wisata pantai Tou yang setiap akhir pekan ramai dikunjungi,” kata Letkol Hermanto.

Baca juga: Dinsos Sulteng Salurkan Paket Pangan Bergizi Tekan Pertumbuhan Stunting di Palu dan Donggala

“Mudah-mudahan dengan jalan yang sudah baik wisata pantai Tou semakin ramai dikunjungi, begitu juga warga Tou dapat mengembangkan wisatanya menjadi lebih berkembang lagi,” tambah Hermanto.

Hermanto berharap dengan adanya kegiatan TMMD, hubungan TNI dengan masyarakat bisa lebih dekat. 

“Artinya melalui kegiatan TMMD kemanunggalan TNI dengan rakyat dapat terwujud, TMMD adalah bukti pengabdian TNI terhadap masyarakat,” tandasnya.

Kepala Desa Tou, Hindom, membenarkan kondisi masyarakatnya yang mengalami krisis jamban. 

Terdapat belasan rumah saat ini belum memiliki jamban pribadi. 

Warga yang belum miliki jamban keluarga seperti yang dialami warganya di Dusun I. Mereka hanya mengandalkan pesisir panti dan sungai untuk membuang tinja.

Hindom menyebut, data awal semenejak dirinya menjabat sekitar 5 bulan lalu terdapat 27 rumah yang belum memiliki jamban.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved