Banggai Hari Ini

Mendag Zulkifli Hasan Minta Pasar Simpong Banggai Ditata dan Diurus

Mendag Zulkifli Hasan saat mengunjugi pasar Simpong dan berinteraksi dengan para pedagang setempat, di Kelurahan Simpong, Kecamatan Luwuk Selatan, Kab

Penulis: Asnawi Zikri | Editor: Haqir Muhakir
Handover
Mendag Zulkifli Hasan saat mengunjugi pasar Simpong dan berinteraksi dengan para pedagang setempat, di Kelurahan Simpong, Kecamatan Luwuk Selatan, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, Selasa (13/2/2024). 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Asnawi Zikri

TRIBUNPALU.COM, BANGGAI - Menteri Perdagangan (Mendag) RI, Zulkifli Hasan, meminta pasar Simpong ditata dan diurus dengan baik.

Apalagi saat ini Pemerintah Kabupaten Banggai telah membangun pasar rakyat Simpong dengan desain modern.

Hal itu disampaikan Mendag saat mengunjugi pasar Simpong dan berinteraksi dengan para pedagang setempat, Selasa (13/2/2024) pagi.

Mendag yang biasa disapa Zulhas itu mengaku pemerintah daerah harus menata pasar ini dengan membuat jalan dan taman agar pedagang maupun pengunjung merasa nyaman.

Baca juga: Kunjungi Pasar Simpong Banggai, Mendag Zulkifli Hasan Borong Minyak Goreng Rp 2,2 Juta

Setelah ditata, pasar Simpong harus diurus agar tidak terbengkalai dan menjadi kumuh. 

Selain itu, Zulhas berharap pasar Simpong dengan desain modern itu tak hanya dijadikan sebagai tempat transaksi jual-beli, namun bisa dijadikan destinasi wisata kuliner seperti tempat makan dan ngopi.

"Nanti upayakan pasarnya bersih dan tidak kumuh agar pasar rakyat berkembang dan bisa sekaligus mengembangkan sektor lain," kata Zulhas.

Sementara itu, Bupati Banggai Amirudin mengaku pihaknya menggelontorkan anggaran sebesar Rp 42 miliar untuk pembangunan pasar Simpong.

Pada tahap pertama, proyek pasar Simpong dianggarkan sekitar Rp 13 miliar melalui APBD tahun anggaran 2023.

Tahap selanjutnya akan dilanjutkan di tahun anggaran 2024.

"Tahun 2024 akan ada tambahan pak menteri untuk pasar di Kabupaten Banggai," kata Bupati Amirudin.

Zulhas mengaku Kemendag akan memberikan bantuan ke Pemerintah Kabupaten Banggai, dan ia berjanji akan mendorong Kementerian PUPR menyediakan anggaran. 

"Kalau pasar rakyat, Kemendag bisa membantu dengan alokasi anggaran Rp 6 miliar ke bawah," ujarnya. (*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved