Morowali Hari Ini
Jumlah Siswa di Bahodopi Membludak, Pemkab Morowali Terapkan Sekolah 3 Shift
Meski pandemi Covid-19 telah berakhir, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Morowali masih menerapkan sistem shift di satuan pendidikan yang masuk dalam wila
Laporan Wartawan TribunPalu.com, Syahril
TRIBUNPALU.COM, MOROWALI - Meski pandemi Covid-19 telah berakhir, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Morowali masih menerapkan sistem shift di satuan pendidikan yang masuk dalam wilayah Kecamatan Bahodopi.
Hal itu dilakukan mengingat jumlah satuan pendidikan di Kecamatan Bahodopi terbatas sedangkan jumlah siswa membludak.
Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Morowali, Takyuddin Ismail saat ditemui membenarkan hal itu.
"Memang jumlah siswa di Bahodopi itu banyak sementara jumlah sekolahnya memang sedikit, sehingga perlu dilakukan shift," urai Takyuddin.
Baca juga: Hadianto Rasyid dan Juru Parkir di Palu Bahas Pengelolaan Parkir
Hal senada juga disampaikan Sekretaris Kabupaten (Sekab) Morowali Yusman Mahbub.
Dia menyampaikan, di Kabupaten Morowali sekolah dibagi menjadi 3 shift, pagi, siang dan sore. Kata Yusman, ini merupakan inovasi cerdas guna memastikan setiap generasi penerus bangsa di Kabupaten Morowali tersentuh pendidikan.
"Karena begitu banyak pencari kerja datang ke Morowali yang membawa keluarganya sehingga siswa bertambah," ucap Yusman. (*)
| Pemkab Morowali Targetkan Sentra IKM Logam Produktif dan Serap Tenaga Kerja |
|
|---|
| Warga Desa Unsongi Morowali Protes Aktivitas PT Rezky Utama Jaya Diduga Rusak Lingkungan Pesisir |
|
|---|
| Morowali Jadi Pusat Industri Logam, Buka Jalan ke Pasar Internasional |
|
|---|
| Sentra IKM Logam Morowali Jadi Tolak Ukur Program Nasional Kemenperin |
|
|---|
| Morowali Jadi Lokasi Sentra IKM Logam, Hanya Dua Daerah di Indonesia |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/Meski-pandemi-Covid-19-telah-berakhir-Pemerintah-Kads.jpg)