Senin, 13 April 2026

Sulteng Hari Ini

Dinkes Sulteng Target 434 Ribu Anak Terima Imunisasi Selama PIN Polio 2024

Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sulawesi Tengah mengungkap bahwa sedikitnya 433 ribu lebih anak usia 0 hingga 7 tahun bakal menerima vaksin polio.

Penulis: Zulfadli | Editor: Haqir Muhakir
Handover
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Sulteng, dr Jumriani saat menghadiri Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Sulawesi Tengah tahun 2024. 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Zulfadli

TRIBUNPALU.COM, PALU - Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sulawesi Tengah mengungkap bahwa sedikitnya 433 ribu lebih anak usia 0 hingga 7 tahun bakal menerima vaksin polio.

Hal itu diungkapkan Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) Sulteng, dr Jumriani saat menghadiri Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Sulawesi Tengah tahun 2024.

“Sulawesi tengah itu ada 434.587 anak yang harus kita lakukan imunisasi polio ini,” ujar dr Jumriani di Hotel Santika Palu, Jl Moh Hatta, Kelurahan Lolu, Kecamatan Palu Timur, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Selasa (23/7/2024).

Menurut dr Jumriani yang juga ketua pelaksana PIN Polio 2024 itu, letak geografis provinsi Sulteng dan hilirisasi keluar masuknya masyarakat dari luar daerah membuat vaksin polio menjadi diperlukan.

Baca juga: Kick Off PIN Polio 2024 di Sulawesi Tengah: Cegah Polio dan Lindungi Generasi Muda

“Mungkin karena provinsi Sulteng itu ada ditengah-tengah ya, itu menjadikan provinsi kita menjadi salah satu dari 27 provinsi se Indonesia yang harus menerapkan imunisasi secara nasional,” ujar dr Jumriani.

Ia menambahkan Pemberian vaksin polio tetes dilakukan sebanyak dua dosis yang berlangsung selama dua putaran untuk perlindungan maksimal kepada anak.

“Pemberian dosis pertama vaksin polio pada 23 - 29 Juli 2024 dan dosis dua 6 - 12 Agustus 2024 dengan sasaran anak usia 0-7 tahun,” tuturnya.

Jumriani juga menjelaskan Imunisasi polio bertujuan untuk lebih melindungi anak dari virus polio yang saat ini terdeteksi, menghentikan penyebarannya, dan mencegah munculnya kejadian luar biasa (KLB).

“Kami berharap dengan adanya kegiatan PIN Polio ini seluruh anak di Sulawesi Tengah dapat terlindungi dari penyakit polio sehingga terwujud generasi emas yang sehat dan bebas Polio,” pungkasnya. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved