Poso Hari Ini
Puskesmas Pembantu Plus Dongi-dongi Resmi Beroperasi, Akses Kesehatan Lebih Dekat untuk Warga Poso
Tujuan utama dari pendirian Pustu ini adalah untuk mempermudah akses layanan kesehatan bagi penduduk setempat tanpa harus bepergian jauh.
TRIBUNPALU.COM, PALU - Puskesmas Pembantu Plus (Pustu) baru saja didirikan di Desa Dongi-dongi, Kecamatan Lore Utara, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah.
Tujuan utama dari pendirian Pustu ini adalah untuk mempermudah akses layanan kesehatan bagi penduduk setempat tanpa harus bepergian jauh.
Peresmian puskesmas ini merupakan bagian dari program layanan rumah sakit lapangan yang diorganisir oleh Yayasan Tunas Bakti Nusantara (YTBN).
Dalam acara tersebut, Menteri Kesehatan RI yang diwakili oleh Direktur Tata Kelola Kesehatan Masyarakat Kemenkes RI, dr. Then Suyanti, mengungkapkan harapannya bahwa kehadiran puskesmas ini dapat meningkatkan kualitas layanan kesehatan di Desa Dongi-dongi.
Baca juga: Dispora Kota Palu Ungkap 2 Pasien Sudah ke Ruang Pemulihan dan 1 Masih di ICU
"Keberadaan Puskesmas Pembantu Plus ini bertujuan untuk mendekatkan layanan kesehatan primer kepada masyarakat dan memperkuat pemantauan kesehatan di wilayah tersebut, sehingga masyarakat bisa lebih sehat," jelas Suyanti.
Bupati Poso Verna Inkiriwang berterima kasihnya atas pendirian puskesmas itu, karena layanan kesehatan yang tersedia akan membantu mengatasi keterbatasan anggaran yang dimiliki Pemkab Poso.
Verna Inkiriwang juga menyebutkan, fasilitas di puskesmas ini jauh lebih baik dibandingkan dengan fasilitas kesehatan yang dibangun oleh pemerintah daerah.
Baca juga: Rapat Koordinasi Bahas Strategi Tingkatkan Investasi dan Dukungan Terhadap PON 2024
"Saya harus mengatakan bahwa fasilitas dan bangunan pustu ini jauh lebih baik daripada fasilitas kesehatan yang dibangun oleh pemerintah daerah," kata Verna Inkiriwang.
Muhammad Ilham, salah satu warga yang mengunjungi RS Lapangan, merasa sangat terbantu dengan layanan pemeriksaan kesehatan gratis. Ia berharap puskesmas pembantu plus dapat menyediakan layanan kesehatan yang lengkap, sehingga tidak perlu lagi melakukan perjalanan jauh untuk berobat.
Baca juga: Kantor Desa Sialopa Parimo yang Disegel Warga Kembali Buka Pelayanan Publik
Ketua YTBN, dr. Teguh Dwi Nugroho, berharap bahwa layanan dan fasilitas di pustu ini dapat menjadi solusi bagi masyarakat, meningkatkan kualitas kesehatan, dan mempermudah akses kesehatan bagi mereka yang membutuhkan.
Puskesmas Pembantu Plus Dongi-dongi dibangun oleh YTBN bersama AFC Health Center dengan biaya sekitar Rp 2 miliar dan memiliki luas bangunan 450 meter persegi. Selain fasilitas medis, puskesmas ini juga menyediakan perawat, bidan, dokter, serta unit ambulans untuk merujuk pasien dalam keadaan darurat. (*)
Artikel ini telah tayang di TribunNews
Tim Ekspedisi Patriot Kementerian Transmigrasi Tiba di Poso, Ini Misinya |
![]() |
---|
Pemkab Poso Serahkan Santunan Rp42 Juta kepada Ahli Waris Korban Gempa |
![]() |
---|
Polres Poso Imbau Masyarakat Waspadai dan Laporkan Peredaran Narkoba |
![]() |
---|
Polres Poso Amankan Wanita Muda Miliki 25 Paket Diduga Sabu |
![]() |
---|
Poso Borong Penghargaan di Duta Genre dan ADUJAK Sulawesi Tengah 2025 |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.