Senin, 13 April 2026

Donald Trump Tarik Amerika Serikat dari WHO di Hari Pertama sebagai Presiden

Tindakan ini merupakan puncak dari ketidakpuasan Trump terhadap cara WHO menangani pandemi Covid-19.

Editor: Regina Goldie

TRIBUNPALU.COM - Pada hari pertama kepresidenannya, Donald Trump menepati janji kampanyenya dengan mengumumkan bahwa Amerika Serikat akan menarik diri dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Tindakan ini merupakan puncak dari ketidakpuasan Trump terhadap cara WHO menangani pandemi COVID-19

Kekecewaan Trump terhadap organisasi itu dimulai sejak awal pandemi COVID-19.

Ia secara terbuka mengkritik WHO karena dianggap terlalu lambat dalam merespons pandemi COVID-19 yang melanda dunia.

Trump juga menuduh organisasi itu dikendalikan oleh China.

Baca juga: 10 Tahun Tak Ada Kepastian, Anggota DPRD Sigi Dilaporkan atas Dugaan Penipuan Rp220 Juta

Tidak hanya itu, Trump menuduh WHO menuntut pembayaran yang sangat besar dari Amerika Serikat, jauh melebihi proporsi pembayaran yang ditetapkan negara lain, dikutip dari CBS News.

"World Health menipu kita, semua orang menipu Amerika Serikat. Itu tidak akan terjadi lagi," kata Trump saat menandatangani perintah eksekutif tentang penarikan pasukan, tak lama setelah pelantikannya untuk masa jabatan kedua, dikutip dari Reuters.

Setelah pelantikannya, Trump mengeluarkan serangkaian perintah eksekutif, yang salah satunya mencakup dimulainya proses penarikan diri AS dari WHO.

Keputusan ini memerlukan waktu satu tahun untuk menjadi resmi, sesuai dengan ketentuan dalam perjanjian yang mengikat AS saat pertama kali bergabung dengan WHO pada tahun 1948. 

Sebelumnya, saat Trump menjabat sebagai presiden AS pada beberapa tahun lalu, ia juga menghentikan pendanaan untuk WHO sebagai bagian dari penentangannya terhadap cara organisasi tersebut menangani pandemi.

Baca juga: Danrem 132/Tdl Sambut Kunjungan Kerja Pangdam XIII/Mdk di Sulawesi Tengah, Berikut Agendanya

Namun sebelum permintaan Trump tercapai, Joe Biden terpilih sebagai presiden dan segera mengambil langkah untuk membatalkan kebijakan tersebut, dikutip dari NPR.

Biden mengubah arah kebijakan luar negeri AS, termasuk dalam hal keanggotaan di organisasi internasional seperti WHO.

Di sisi lain, keputusan Trump juga mencakup klarifikasi personel pemerintah AS yang bekerja dengan WHO, dengan tujuan untuk mencari mitra lain yang dapat mengambil alih kegiatan-kegiatan yang semula menjadi tanggung jawab WHO

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved