Rabu, 22 April 2026

Imlek 2025

Tradisi Cem Beng, Bentuk Penghormatan Leluhur oleh Etnis Tionghoa

Ketua Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Sulawesi Tengah, Chandra Wijaya, menjelaskan bahwa tradisi ini memiliki nilai positif.

Penulis: Robit Silmi | Editor: Regina Goldie
ROBIT/TRIBUNPALU.COM
Ketua Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Sulawesi Tengah, Chandra Wijaya. 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Robit Silmi

TRIBUNPALU.COM, PALU – Tradisi Cem Beng, atau sembahyang kubur, yang dilakukan etnis Tionghoa untuk menghormati leluhur.

Tradisi Cem Beng puncaknya pada awal Maret hingga 4 April 2025.

Ketua Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Sulawesi Tengah, Chandra Wijaya, menjelaskan bahwa tradisi ini memiliki nilai positif untuk mengenang leluhur sekaligus mengajarkan anak-anak menghormati orang tua.

Baca juga: Polres Morowali Kerahkan 172 Personel untuk Pengamanan Imlek 2025

“Ini adalah tradisi yang positif. Selain menghormati leluhur, kita juga menanamkan nilai penghormatan kepada generasi muda,” ujar Chandra Wijaya saat ditemui oleh jurnalis TribunPalu, Selasa (28/1/2025).

Chandra Wijaya turut memimpin pelaksanaan ritual sembahyang kubur yang menjadi bagian penting dari tradisi ini. 

Ritual tersebut rutin dilakukan oleh masyarakat Tionghoa sebagai bentuk bakti kepada leluhur. (*)

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved