Sigi Hari Ini
Bupati Sigi Dorong Penguatan Data dan Hilirisasi, Targetkan Daerah Jadi Penopang Ekspor Durian
Sigi memiliki keunggulan tersendiri dari sisi varietas lokal dan pola budidaya yang masih alami.
Penulis: Andika Satria Bharata | Editor: Regina Goldie
Ringkasan Berita:
- Bupati Sigi, Mohamad Rizal Intjenae, mendorong penguatan durian sebagai komoditas unggulan daerah menyusul peluang ekspor ke Tiongkok.
- Pemerintah daerah akan melakukan pendataan produktivitas petani, mendorong keterlibatan pelajar dan tenaga teknis pertanian, serta merencanakan fasilitas pengolahan durian (beku dan kupas) untuk memperkuat rantai nilai.
Laporan Wartawan Tribunpalu.com, Andika Satria Bharata
TRIBUNPALU.COM, SIGI - Bupati Sigi Mohamad Rizal Intjenae mendorong penguatan sektor durian sebagai komoditas unggulan daerah, menyusul terbukanya peluang ekspor ke pasar internasional, khususnya Tiongkok.
Hal itu disampaikannya di sela mendampingi Menteri Sosial Republik Indonesia, Saifullah Yusuf, saat melakukan kunjungan ke Sekolah Rakyat (SR) di Sentra Nipotowe, Senin (20/4/2026).
Menurutnya, potensi durian di Sigi cukup besar, namun masih membutuhkan pemetaan yang lebih akurat, terutama terkait data produktivitas petani dari tahun ke tahun.
“Coba kita data dulu petani durian kita, berapa produktivitasnya dari tahun ke tahun. Kalau itu memungkinkan, kita bisa bicarakan dengan pihak pabrik untuk pengolahan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, selama ini pengiriman durian untuk ekspor masih didominasi dari daerah lain di Sulawesi Tengah seperti Parigi Moutong dan Poso. Sementara Kabupaten Sigi kini mulai menunjukkan peningkatan produksi dan berada di posisi ketiga sebagai penghasil durian di daerah tersebut.
Meski demikian, Sigi memiliki keunggulan tersendiri dari sisi varietas lokal dan pola budidaya yang masih alami, sehingga dinilai mampu menjaga kualitas dan cita rasa durian.
Baca juga: Remaja di Desa Bumi Beringin Ditangkap karena Tagih Hutang dengan Parang
Ke depan, pemerintah daerah berencana mendorong hadirnya fasilitas pengolahan durian di wilayah Sigi. Kehadiran pabrik pengemasan, baik untuk durian beku maupun kupas, diyakini akan memperkuat rantai nilai komoditas ini.
“Kalau kita punya pabrik sendiri, baik untuk pengemasan beku maupun kupas, kita bisa langsung kirim ke luar. Itu yang sedang kita dorong,” jelasnya.
Selain itu, Bupati juga mendorong keterlibatan pelajar dan tenaga teknis pertanian dalam melakukan pendataan serta pengembangan komoditas durian, guna mempercepat penyusunan basis data yang akurat.
Upaya ini diharapkan mampu membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani di Kabupaten Sigi.
Namun demikian, ia mengingatkan agar pengembangan durian tetap memperhatikan keseimbangan dengan komoditas lain yang telah lebih dulu menjadi sumber penghidupan masyarakat, seperti kakao.
“Yang penting jangan sampai komoditas lain seperti cokelat ditebang semua. Harus tetap seimbang,” tegasnya.
Dengan berbagai langkah tersebut, Pemerintah Kabupaten Sigi optimistis dapat menjadi salah satu daerah penopang utama ekspor durian di Sulawesi Tengah melalui penguatan produksi, hilirisasi, dan dukungan terhadap petani lokal. (*)
| Menteri Sosial Tinjau Sekolah Rakyat di Sigi, Soroti Kemajuan Belajar dan Fasilitas Digital |
|
|---|
| Bupati Sigi Perbarui Data Warga Miskin, Siapkan Seleksi Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran |
|
|---|
| Polres Sigi Latih 47 Relawan Pengolah Makanan, Pastikan Program MBG Aman dan Berkualitas |
|
|---|
| Pemkab Sigi Percepat Pembangunan Infrastruktur, Akses Wilayah di Kulawi Mulai Terbuka |
|
|---|
| Pemkab Sigi Percepat Program RTLH 2026, 25 Rumah Jadi Prioritas Perbaikan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/fy89asyf98as-yf89a-yf89afa.jpg)