Sabtu, 11 April 2026

Sulteng Hari Ini

Ditjen Pemasyarakatan dan BI Sulteng Teken MoU Pemberdayaan WBP

Kerja sama ini bertujuan untuk memberdayakan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) melalui pelatihan dan kegiatan produktif.

|
Penulis: Robit Silmi | Editor: Regina Goldie
ROBIT/TRIBUNPALU.COM
PENANDATANGAN KERJASAMA - Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sulawesi Tengah menandatangani perjanjian kerja sama dengan Kantor Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS) Sulawesi Tengah (17/2/2025). 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Robit Silmi

TRIBUNPALU.COM, PALU – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sulawesi Tengah menandatangani perjanjian kerja sama dengan Kantor Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS) Sulawesi Tengah

Kerja sama ini bertujuan untuk memberdayakan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) melalui pelatihan dan kegiatan produktif, khususnya dalam program ketahanan pangan dan pengendalian inflasi.

Acara berlangsung di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II Palu, Jalan Dewi Sartika, Kota Palu, Sulawesi Tengah pada Senin (17/2/2025). 

Kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya.

Kepala BI Sulawesi Tengah, Rony Hartawan, dalam sambutannya menyatakan bahwa kerja sama ini selaras dengan visi Presiden Prabowo Subianto dalam meningkatkan ketahanan pangan nasional.

Baca juga: Bupati Banggai Apresiasi Pengajian Akbar sebagai Sarana Peningkatan Iman

“Kita ingin memberdayakan WBP melalui pelatihan dan kegiatan produktif, sekaligus meningkatkan ketahanan pangan sesuai dengan cita-cita Presiden Prabowo Subianto,” ujarnya.

Deputi Kepala Perwakilan BI Sulawesi Tengah, Miftachul Choiri, menambahkan bahwa program ini akan memberikan pendidikan dan pembinaan kepada WBP terkait teknik pertanian yang baik. 

Untuk mendukung program ini, pihaknya turut melibatkan Badan Penerapan Standar Instrumen Pertanian Sulawesi Tengah.

“Ke depan, bukan hanya Lapas yang akan terlibat, tetapi juga beberapa pihak terkait ketahanan pangan, seperti TNI dan Polri,” tambahnya.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Kepala Balai Penerapan Standar Instrumen Pertanian Sulawesi Tengah, Femmi Nor Fahmi, serta Kepala BNN Sulawesi Tengah, Brigjen Pol Ferdinand Maksi Pasule.

Kerja sama ini diharapkan dapat meningkatkan keterampilan WBP serta berkontribusi dalam program ketahanan pangan daerah. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved