Sabtu, 11 April 2026

Sulteng Hari Ini

RSUD Undata Palu Gelar Operasi Transkateter Perdana, Pasien Jantung Tak Perlu Lagi Dirujuk

Layanan ini menjadi yang pertama kali dilakukan di Sulawesi Tengah, sekaligus menandai pengembangan layanan kesehatan jantung di daerah.

|
Penulis: Zulfadli | Editor: Regina Goldie
Handover/Handover
Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Undata Palu mulai menghadirkan layanan penutupan kebocoran jantung tanpa operasi terbuka melalui metode transkateter, Jumat (10/4/2026). 

Ringkasan Berita:
  • RSUD Undata Palu kini menyediakan layanan penutupan kebocoran jantung tanpa operasi terbuka menggunakan metode transkateter—yang pertama di Sulawesi Tengah.
  • Metode ini ditujukan untuk penyakit jantung bawaan sederhana (ASD, VSD, PDA) dengan memasukkan alat melalui pembuluh darah di paha menuju jantung. 
  • Keunggulannya meliputi luka minimal, risiko lebih rendah, tindakan cepat (±30 menit), dan pemulihan singkat—bahkan pasien bisa pulang keesokan hari jika tanpa komplikasi.

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Zulfadli

TRIBUNPALU.COM, PALU – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Undata Palu mulai menghadirkan layanan penutupan kebocoran jantung tanpa operasi terbuka melalui metode transkateter, Jumat (10/4/2026).

Layanan ini menjadi yang pertama kali dilakukan di Sulawesi Tengah, sekaligus menandai pengembangan layanan kesehatan jantung di daerah.

Metode transkateter diperuntukkan bagi pasien dengan penyakit jantung bawaan sederhana, seperti Atrial Septal Defect (ASD), Ventricular Septal Defect (VSD), dan Patent Ductus Arteriosus (PDA).

Penanganan dilakukan tanpa pembedahan terbuka, melainkan melalui prosedur intervensi menggunakan alat khusus yang dimasukkan melalui pembuluh darah di paha menuju bagian jantung yang mengalami kelainan.

Dokter Spesialis Jantung Anak RSUD Undata Palu, dr. Julia Sari, menjelaskan tindakan ini memungkinkan penutupan kebocoran jantung tanpa harus membuka organ jantung pasien.

Baca juga: Daftar Harga HP Vivo 2026: Vivo X300, Vivo X200 Ultra, Vivo V50, Vivo V60 Lite, iQoo 15

“Pasien dengan penyakit jantung bawaan yang sederhana seperti ASD, VSD, dan PDA bisa ditangani dengan alat yang dimasukkan melalui pembuluh darah di paha, tanpa pembedahan. Sehingga tindakan dan masa perawatan menjadi lebih singkat,” ujarnya.

Menurut dia, teknik ini memberikan sejumlah keunggulan dibandingkan operasi terbuka, mulai dari luka yang minimal hingga risiko yang lebih rendah.

Selain itu, waktu tindakan dan masa pemulihan pasien juga relatif lebih cepat. Dalam kondisi normal tanpa komplikasi, pasien bahkan bisa pulang dalam waktu singkat.

“Kalau tidak ada kendala, pasien bisa pulang keesokan harinya. Secara umum, tiga hari sudah cukup untuk tindakan transkateter,” jelas dr. Julia.

Ia menambahkan, dari sisi medis, pasien tidak memerlukan alat bantu napas (ventilator) setelah tindakan, kecuali jika terjadi komplikasi tertentu.

“Setelah anestesi, pasien bisa langsung dibangunkan pada hari yang sama. Jadi prosesnya memang jauh lebih cepat,” tambahnya.

Dari sisi pembiayaan, metode ini dinilai lebih efisien dibandingkan prosedur konvensional, terutama karena mengurangi kebutuhan rujukan ke luar daerah seperti Jakarta.

Baca juga: Cara Licik Pelaku Tipu Ahmad Sahroni Diperas Rp300 Juta, Mengaku Utusan KPK

Sumber: Tribun Palu
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved