Minggu, 12 April 2026

Sulteng Hari Ini

Ibarat 'Batrai Baru' Gubernur Anwar Hafid Gaungkan Sulteng Semakin Menyala

Pelantikan kepala daerah dan wakil kepala daerah se Sulawesi Tengah menjadi momentum bagi Gubernur Sulteng Anwar Hafid dan Wakil Gubernur Reny A Lamad

Penulis: Zulfadli | Editor: Haqir Muhakir
Handover
Pelantikan kepala daerah dan wakil kepala daerah se Sulawesi Tengah menjadi momentum bagi Gubernur Sulteng Anwar Hafid dan Wakil Gubernur Reny A Lamadjido, untuk membawa energi baru dalam membangun daerah. 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Zulfadli

TRIBUNPALU.COM, PALU -  Pelantikan kepala daerah dan wakil kepala daerah se Sulawesi Tengah menjadi momentum bagi Gubernur Sulteng Anwar Hafid dan Wakil Gubernur Reny A Lamadjido, untuk membawa energi baru dalam membangun daerah.

Dalam acara Syukuran dan Ramah Tamah Pelantikan Kepala Daerah se-Sulteng di Hotel Marlynn Park, Kamis (20/2/2025), Anwar Hafid menganalogikan dirinya dan wakil gubernur sebagai "baterai baru" yang diharapkan mampu memberikan tenaga lebih dalam mendorong kemajuan Sulawesi Tengah.

"Semoga dengan baterai baru ini, Sulawesi Tengah lebih menyala," ujarnya di hadapan tamu undangan.

Acara yang digagas oleh Ikatan Keluarga Diaspora Sulawesi Tengah (IKDST) itu juga diapresiasi gubernur sebagai wadah mempererat kebersamaan dan sinergi warga Sulteng, khususnya mereka yang berdomisili di Jakarta.

Baca juga: Usai Pelantikan, Anwar Hafid Nongki Bareng 2 Menteri dan Senator Asal Sulteng di Jakarta

Sebagai mantan Bupati Morowali dua periode (2007–2012 dan 2013–2018), Anwar Hafid mengungkapkan rasa bangganya terhadap putra-putri Sulawesi Tengah yang berhasil menempati posisi strategis di pemerintahan pusat. 

Saat ini, terdapat dua menteri asal Sulteng dalam kabinet Merah Putih, yaitu Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia Abdul Kadir Karding dan Menteri Hukum Supratman Andi Agtas.

"Saya sangat bangga melihat hal ini karena menandakan mimpi kita mulai terwujud satu per satu dengan hadirnya menteri-menteri dari Sulawesi Tengah," katanya.

Selain itu, sejumlah pejabat eselon I dan II di kementerian/lembaga juga berasal dari Sulteng. 

Oleh karena itu, Gubernur Anwar Hafid berkomitmen meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, khususnya aparatur birokrasi, agar mampu bersaing di tingkat nasional.

"Kita tingkatkan kapasitas pegawai-pegawai kita untuk bersaing di jabatan-jabatan strategis itu. Kalau sudah ada 10 orang (di pusat), Insya Allah Sulawesi Tengah semakin maju," ujarnya. 

Terkait rotasi dan promosi jabatan di lingkungan Pemprov Sulteng, Anwar Hafid menegaskan bahwa dirinya tidak akan terburu-buru melakukan perombakan struktural tanpa evaluasi kinerja yang matang.

"Bekerja saja secara profesional, tidak usah takut dengan saya karena saya juga mantan pegawai," tegas alumnus Akademi Pemerintahan Dalam Negeri (APDN) Makassar tahun 1991 itu.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para gubernur pendahulunya, khususnya Gubernur dan Wakil Gubernur periode 2021-2025, Rusdy Mastura dan Mamun Amir, atas keberhasilan mereka dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari Rp 900 miliar menjadi Rp 2,2 triliun.

Anwar Hafid mengakui bahwa peningkatan PAD tersebut sangat membantu dalam merealisasikan program-program unggulan yang telah dijanjikan kepada masyarakat, terutama di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang berdampak pada pengurangan transfer dana ke daerah.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved