Rabu, 27 Mei 2026

Palu Hari Ini

Hari Perempuan Internasional, Yayasan IPAS Bersama KPKP-ST dan YMP Gelar Diskusi Publik

Yayasan Inisiatif Akses menuju Sehat (IPAS) Indonesia bersama mitra Organisasi Masyarakat Sipil (OMS), KPKP-ST dan Yayasan Merah Putih menyelenggaraka

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Supriyanto | Editor: Haqir Muhakir
TribunPalu.com/Supriyanto
Yayasan Inisiatif Akses menuju Sehat (IPAS) Indonesia bersama mitra Organisasi Masyarakat Sipil (OMS), KPKP-ST dan Yayasan Merah Putih menyelenggarakan diskusi publik memperingati hari perempuan internasional (IWD) di Madalle cafe&resto Jl Nokilalaki Utara, Kelurahan Lolu Utata, Kecamatan Palu Timur, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Sabtu (15/3/2025), 16.00 Wita. 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Supriyanto Ucok.

TRIBUNPALU.COM, PALU - Yayasan Inisiatif Akses menuju Sehat (IPAS) Indonesia bersama mitra Organisasi Masyarakat Sipil (OMS), Kelompok Perjuangan Kesetaraan Perempuan Sulteng (KPKPST) dan Yayasan Merah Putih menyelenggarakan diskusi publik memperingati Hari Perempuan Internasional.

Kegiatan itu berlangsung di Madalle cafe&resto Jl Nokilalaki Utara, Kelurahan Lolu Utata, Kecamatan Palu Timur, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Sabtu (15/3/2025), 16.00 Wita.

Dialog publik tersebut mengusung temaMengupayakan Hak Kesehatan dan Layanan Konperhensif Untuk Korban Kekerasan Seksual.

Baca juga: Pondok Pesantren Dalwa Apresiasi Kementerian ATR/BPN atas Percepatan Pengurusan Sertipikat Wakaf

dialog publik tersebut dihadiri sekitar 60 peserta tamu undangan yang berasal dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, Komunitas Pemerhati Perempuan dan Anak, Aparat Keamanan, Komunitas Sosial lingkungan dan Awak Media.

Kegiatan itu menghadirkan narasumber diantaranya, Komisi IV anggota DPRD Sulteng, Dinas Kesehatan Sulteng, Gerakan Perempuan Bersatu Sulteng, dan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlingdungan Anak (DP3A) Sulteng.

Kegiatan ini bertujuan untuk mengembangkan wawasan mengenai pentingnya aspek pemenuhan hak kesehatan kepada korban kekerasan seksual dan keterjangkauan layanan kesehatan.

Dalam dialog publik tersebut, diharapkan dapat membangun jaringan dengan pemerintah daerah dan Aktor-aktor non pemerintah dalam mendiskusikan upaya hak kesehatan dan layanan konperhensif bagi korban Pelecehan atau kekerasa Seksual. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved