Selasa, 16 Juni 2026

Parimo Hari Ini

Kader PMII Sulteng Soroti Biaya PSU Parimo Rp17,4 Miliar

Anggaran sebesar itu seharusnya bisa dimanfaatkan untuk kepentingan publik seperti perbaikan infrastruktur, peningkatan layanan pendidikan.

Tayang:
Penulis: Robit Silmi | Editor: Regina Goldie
HANDOVER
BIAYA PSU - Pemungutan Suara Ulang (PSU) dalam Pilkada Kabupaten Parigi Moutong menuai sorotan tajam dari berbagai elemen, termasuk kalangan aktivis.Salah satunya datang dari Arman, kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Sulawesi Tengah sekaligus Bendahara PP Ide Tunas Muda Indonesia. 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Robit Silmi

TRIBUNPAU.COM, Parigi Moutong - Pemungutan Suara Ulang (PSU) dalam Pilkada Kabupaten Parigi Moutong menuai sorotan tajam dari berbagai elemen, termasuk kalangan aktivis.

Salah satunya datang dari Arman, kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Sulawesi Tengah sekaligus Bendahara PP Ide Tunas Muda Indonesia.

Diketahui pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU)  Parigi Moutong pada (16/4/2025) mendatang.

Menurut Arman, biaya pelaksanaan PSU yang mencapai Rp17,4 miliar adalah bentuk kemunduran demokrasi yang mencolok.

Anggaran sebesar itu seharusnya bisa dimanfaatkan untuk kepentingan publik seperti perbaikan infrastruktur, peningkatan layanan pendidikan dan kesehatan.

“Kita harus bertanya secara jujur, demokrasi macam apa yang kita bangun jika rakyat hanya dijadikan objek lima tahunan, sementara anggaran sebesar Rp17,4 miliar hilang tanpa jejak kemajuan?” ujar Arman kepada TribunPalu.com, Rabu (9/4/2025).

Baca juga: Sri Mulyani Pastikan APBN 2025 Tetap Stabil Meski Hadapi Ketidakpastian Global

Ia menambahkan, proses PSU bukan hanya memakan biaya besar, tapi juga memperlihatkan rapuhnya integritas penyelenggara dan lemahnya pengawasan.

Bahkan, menurutnya, PSU kali ini justru memperlebar jurang ketidakpercayaan masyarakat terhadap proses demokrasi.

“Pemenang nanti akan terbebani dengan biaya politik yang besar. Di titik ini, rakyat lagi-lagi jadi korban.” tambahnya.

Arman pun mengajak masyarakat untuk tidak apatis dan tetap menggunakan hak pilihnya dengan bijak.

Baca juga: Sekolah Rakyat 2025 Hadirkan Program Makan Bergizi Gratis untuk Siswa

“Jangan jual murah harapan. Suara rakyat adalah kekuatan terakhir yang masih murni di tengah kekacauan demokrasi hari ini," tutup Arman.

Dengan biaya sebesar itu, publik layak menagih hasil.

Demokrasi tidak boleh berhenti di bilik suara, tapi harus sampai pada terwujudnya kesejahteraan dan keadilan sosial di Parigi Moutong.(*)

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup G - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 02:00 WIB
Belgium
Belgia
1 - 1
Egypt
Mesir
Grup H - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 05:00 WIB
Saudi Arabia
Arab Saudi
1 - 1
Uruguay
Uruguay
Grup G - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 08:00 WIB
Iran
Iran
2 - 2
New Zealand
Selandia Baru
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved