Sulteng Hari Ini
Aksi Begal di Kawasan Kilo 8 Luwuk Banggai Ternyata Hoaks
Kasat Reskrim Polres Banggai AKP Tio Tondy menjelaskan, saat itu pihaknya langsung turun tangan dan menyelidiki informasi tersebut.
Penulis: Asnawi Zikri | Editor: Regina Goldie
Laporan Wartawan TribunPalu.com, Asnawi Zikri
TRIBUNPALU.COM, BANGGAI - Belakangan ini warganet dihebohkan dengan adanya kabar salah satu warga Desa Hunduhon, Kecamatan Luwuk Timur, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah yang menjadi korban pembegalan di kawasan Kilometer 8 ternyata hoaks.
"Terkait informasi viral di media sosial tentang adanya aksi begal, jajaran Satreskrim Polres Banggai langsung mengambil tindakan mendalami informasi tersebut. Setelah ditelusuri, ternyata informasi tersebut tidak benar atau hoaks," ungkap Kasat Reskrim Polres Banggai, AKP Tio Tondy, Senin (14/4/2025).
Informasi warga dibegal itu jadi perbincangan setelah akun @Sara Kadir mengunggahnya di media sosial Facebook pada Minggu (13/4/2025) kemarin.
Dari akun tersebut, pemilik mengunggah bahwa seseorang telah dibegal dengan cara dipukul dan dimintai sejumlah uang oleh 6 orang pria bermasker di KM 8 jalan arah Bandara Luwuk dari pukul 12.30 WITA hingga 17.00 WITA.
Baca juga: BREAKING NEWS: Amankan PSU, Polres Parimo Kerahkan 2.556 Personel
Kasat Reskrim Polres Banggai AKP Tio Tondy menjelaskan, saat itu pihaknya langsung turun tangan dan menyelidiki informasi tersebut. Setelah ditelusuri ternyata informasi tersebut hoax.
Pertama, polisi mengantongi identitas yang diduga sebagai korban begal. Dia adalah Rudi Salu seorang warga Desa Hunduhon Kecamatan Luwuk Timur.
Saat memeriksa Rudi, polisi menemukan fakta sebenarnya bahwa ia sepakat berangkat menuju ke Kelurahan Nambo Padang untuk bertemu pacarnya jam 10.00 Wita. Akan tetapi saudara Rudi berangkat nanti pukul 15.00 WITA.
Baca juga: Reses di Donggala, Longki Djanggola Serap Aspirasi Soal Jalan Irigasi hingga Pengembangan Wisata
Sesampainya di Kelurahan Nambo Padang pukul 17.30 Wita, Rudi mengarang cerita agar kekasihnya tidak kecewa/marah dengan mengatakan bahwa dalam perjalanan ia dibegal oleh sekelompok orang tak dikenal.
Setelah adanya konfirmasi dari polisi, pengunggah informasi warga dibegal di medsos pun kemudian melakukan klarifikasi. Pemilik akun menghapus unggahan tersebut dan Rudi meminta maaf terkait beredarnya informasi hoaks. (*)
| Festival Sepak Bola Rakyat Digelar, Fokus Pengembangan Pelatih dan Pemain Muda Sulawesi Tengah |
|
|---|
| Pertamina Sebut Kenaikan BBM Nonsubsidi di Sulawesi Hanya Berlaku untuk Produk Tertentu |
|
|---|
| Sosok Najib Nadir, Guru yang Viral Perbaiki Pintu Kelas Terima Penghargaan di HUT Sulteng ke-62 |
|
|---|
| Komisi III DPRD Sulteng Gelar RDP Pekan Depan, Tindak Lanjuti Tuntutan Warga Mayayap Terkait PT IMNI |
|
|---|
| Arman Seli Terpilih Jadi Ketua AJMAN Sulteng Periode 2026-2030 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/penyebar-hoax-banggai-april-2025.jpg)