PSU Parimo

BREAKING NEWS: Amankan PSU, Polres Parimo Kerahkan 2.556 Personel

Jumlah besar ini disesuaikan dengan tingkat kerawanan masing-masing TPS yang telah dipetakan sebelumnya.

Penulis: Abdul Humul Faaiz | Editor: Regina Goldie
HANDOVER / POLRES PARIMO
PENGAMANAN POLRES PARIMO - Polres Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah (Sulteng), mengerahkan 2.556 personel gabungan untuk mengamankan pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada yang akan berlangsung di 818 Tempat Pemungutan Suara (TPS) di wilayah tersebut. 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Abdul Humul Faaiz

TRIBUNPALU.COM, PARIMO - Polres Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah (Sulteng), mengerahkan 2.556 personel gabungan untuk mengamankan pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada yang akan berlangsung di 818 Tempat Pemungutan Suara (TPS) di wilayah tersebut.

Kekuatan pengamanan ini terdiri dari 620 personel Polres Parigi Moutong, 100 personel Bantuan Kendali Operasi (BKO) dari Polda Sulteng, 200 personel Brimob atau dua Satuan Setingkat Kompi (SSK), dan 1.636 personel Pengamanan TPS (PKTPS).

Jumlah besar ini disesuaikan dengan tingkat kerawanan masing-masing TPS yang telah dipetakan sebelumnya.

Hal itu disampaikan Kapolres Parimo, AKBP Jovan Raegan Sumual, melaui pesan resminya, Senin (14/4/2025).

Baca juga: Gubernur Sulteng Curhat ke Wamendagri soal Wali Kota Palu Jarang Hadiri Rapat Tingkat Provinsi

"Pelaksanaan PSU merupakan pesta demokrasi rakyat yang harus dijaga secara bersama-sama. Saya mengingatkan seluruh personel pengamanan agar menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan tetap menjaga netralitas," tegasnya.

Kapolres memerintahkan seluruh petugas agar sudah berada di lokasi TPS minimal satu hari sebelum hari pencoblosan untuk mengenali lingkungan, mendeteksi potensi ancaman, dan membangun komunikasi dengan masyarakat sekitar.

Selain itu, petugas diminta memastikan distribusi logistik dari PPK ke PPS dan TPS berjalan aman, serta mengawal kembalinya logistik ke tingkat kecamatan usai pemungutan suara.

"Personel pengamanan sata tekankan untuk tidak memasuki area TPS kecuali atas permintaan dari petugas KPPS," katanya.

Baca juga: Reses di Donggala, Longki Djanggola Serap Aspirasi Soal Jalan Irigasi hingga Pengembangan Wisata

"Mereka juga diwajibkan melaporkan setiap perkembangan di lapangan secara berjenjang kepada perwira pengendali, serta menyusun laporan pelaksanaan tugas setelah kegiatan selesai," imbuhnya.

Selain kesiapan fisik dan mental, Kapolres juga menekankan pentingnya sikap humanis dalam bertugas.

Ia mengingatkan agar seluruh personel menghindari sikap arogan atau tindakan tidak simpatik yang dapat mencoreng citra aparat keamanan.

Meski kondisi keamanan di Parimo menjelang PSU saat ini dilaporkan masih kondusif. Namun, kata dia, kepolisian tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi konflik atau gangguan ketertiban yang bisa muncul.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved