Senin, 13 April 2026

Parimo Hari Ini

Banjir Landa Palasa, 7 Rumah Hanyut dan 2Jembatan Putus

Banjir tersebut mengakibatkan tujuh unit rumah warga hanyut serta dua jembatan penghubung desa putus.

Penulis: Abdul Humul Faaiz | Editor: Regina Goldie
HANDOVER / BPBD SULTENG
BANJIR DESA PEBUONANG PARIMO - Hujan deras yang mengguyur wilayah hulu Kecamatan Palasa, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah (Sulteng), menyebabkan banjir melanda Desa Pebuonang, Senin (14/4/2025) petang. 

Laporan Wartawan Tribunpalu.com, Abdul Humul Faaiz 

TRIBUNPALU.COM, PARIMO - Hujan deras yang mengguyur wilayah hulu Kecamatan Palasa, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah (Sulteng), menyebabkan banjir melanda Desa Pebuonang, Senin (14/4/2025) petang.

Berdasarkan laporan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Parigi Moutong, banjir terjadi sekitar pukul 17.09 WITA.

Banjir tersebut mengakibatkan tujuh unit rumah warga hanyut serta dua jembatan penghubung desa putus.

Plt Kepala BPBD Parigi Moutong, Moh. Rifai, mengatakan, pihaknya masih melakukan asesmen di lapangan untuk memastikan dampak dan kebutuhan darurat warga.

“Data sementara, dua jembatan putus. Kemudian rumah yang hanyut ada tujuh unit. Lokasinya sekitar satu kilometer dari jalan besar, sehingga kami agak kesulitan menjangkau titik terdampak,” jelas Rifai kepada TribunPalu.com, Selasa (15/4/2025).

Baca juga: Wamendagri Puji Pemprov Sulteng Alokasikan Rp 150 M untuk Pendidikan, Jadi Contoh Nasional

Meski banjir sempat menggenangi sejumlah rumah, BPBD menyatakan tidak ada korban jiwa maupun pengungsian akibat peristiwa ini.

Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat masih terjadi hingga Senin malam, namun air berangsur surut.

Selain Desa Pebuonang, Rifai menyebut sejumlah wilayah lain di Kecamatan Taopa dan Moutong juga terdampak banjir, Yaitu Desa Pande dan Tompo. Di wilayah Kecamatan Moutong, talut penahan sungai dilaporkan jebol.

BPBD Parigi Moutong terus berkoordinasi dengan pemerintah desa dan kecamatan setempat, serta menyiagakan tim untuk evakuasi dan distribusi bantuan jika diperlukan.

“Penanganan masih berlangsung. Kami harap siang atau sore ini sudah bisa diketahui lebih lanjut terkait kebutuhan warga terdampak,” pungkasnya. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved