Donggala Hari Ini
Bupati Vera Launching Program Ekonomi Biru, Nelayan Dapat E-KUSUKA hingga 35 Ribu Benih Ikan Nila
Program ekonomi biru ini terealisasi melalui Dinas Kelautan dan Perikanan Donggala.
Penulis: Misna Jayanti | Editor: Regina Goldie
Laporan Wartawan TribunPalu, Misna Jayanti
TRIBUNPALU.COM, DONGGALA - Pemerintah Kabupaten Donggala merealisasikan program 100 hari kerja pada visi misi Bupati dan Wakil Bupati Donggala pada program pembangunan kelautan dan perikanan berbasis ekonomi biru.
Kegiatan tersebut berlangsung di Desa Labean, Kecamatan Balaesang, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah.
Program ekonomi biru ini terealisasi melalui Dinas Kelautan dan Perikanan Donggala.
Bupati Donggala, Vera Elena Laruni dalam sambutannya mengatakan bahwa ekonomi biru merupakan kawasan ekonomi yang terdiri dari sentra-sentra produksi dan perdagangan komoditas kelautan dan perikanan, jasa, perumahan dan kegiatan terkait lainnya.
Baca juga: DPRD Palu Gelar Rapat Paripurna Penutupan dan Pembukaan Masa Persidangan Tahun 2025
Pemerintah Kabupaten Donggala memiliki visi strategis yaitu Donggala sejahtera, maju, berdaya saing, dan berkelanjutan.
"Dengan misi mengoptimalkan pengelolaan sumber daya lokal yang berkelanjutan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan ekonomi lokal, memperkuat konektivitas dan infrastruktur, mempercepat transformasi tata kelola pemerintahan dan akuntabel serta memperkuat identitas budaya dan SDM yang berdaya saing" jelasnya.
Sebagai wujud nyata dukungan terhadap pelaku usaha sektor kelautan dan perikanan, Pemerintah Kabupaten Donggala menyerahkan 3.085 Kartu Usaha Kelautan dan Perikanan (KUSUKA) dalam bentuk elektronik ATM kepada masyarakat di tiga kecamatan, yakni Balaesang, Balaesang Tanjung, dan Sirenja.
Kartu ini diharapkan dapat mempermudah akses pelaku usaha terhadap program bantuan, pelatihan, serta sistem logistik dan pemasaran nasional.
Baca juga: Kapolda Sulteng Pimpin Sertijab Kapolres Parimo
Tak hanya itu, Bupati juga menyerahkan bantuan benih ikan nila sebanyak 35 ribu ekor untuk program budidaya pekarangan berbasis ekonomi sirkular pangan perikanan, serta bantuan rekonstruksi Masjid Al-Ikhlas Sakaya Maritim Nelayan Mapaga senilai Rp 200 juta.
Sebagai bagian dari pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya kaum perempuan, Pemkab Donggala juga meresmikan pengelolaan Warung Serba Ada (WASERDA) di Tempat Pelelangan Ikan (TPI). Warung ini menjadi wadah usaha ibu-ibu nelayan sekaligus mendukung ketahanan ekonomi keluarga pesisir.
Program ini juga diperkuat dengan layanan produksi usaha daerah berbasis sistem logistik ikan nasional untuk menjaga mutu dan kesegaran produk perikanan lokal, sehingga mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
Lebih lanjut, Vera berharap dengan program kerja nyata ini, kehidupan masyarakat diwilayah pesisir dan pulau-pulau kecil akan bangkit dan mampu bersaing, tangguh, maju dengan masyarakat lainnya.
| DPRD Donggala Resmi Tutup Sidang 2025, Sekda Tegaskan Arah Pembangunan 2026 |
|
|---|
| DPRD Donggala Bahas Ranperda Perlindungan Disabilitas dan Ketertiban Umum Sebelum Tutup Tahun 2025 |
|
|---|
| DPD PAN Donggala Doa Bersama dan Santuni 150 Anak Yatim Sambut Tahun 2026 |
|
|---|
| BPH Migas Tinjau SPBU Nelayan di Donggala, Akses BBM Kini Lebih Dekat dan Terjangkau |
|
|---|
| Wagub Sulteng Tekankan Akurasi Data Stunting, Minta Petugas Dampingi Enumerator |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/donggala-mei-2025.jpg)