Selasa, 14 April 2026

Jelang Puncak Haji, Jemaah Diimbau Jaga Kesehatan, Ini yang Harus Dipersiapkan

Jemaah diminta melakukan persiapan fisik untuk pelaksanaan kegiatan puncak wuquf di Arafah.

Editor: Fadhila Amalia
Tribunnews.com/ Dewi Agustina
JEMAAH HAJI - Suasana jemaah haji melaksanakan umrah wajib di Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi, Minggu (11/5/2025) sore. Di Tanah Suci, suhu pada siang hari bisa mencapai 42 derajat Celcius, Kepala Daker Makkah mengimbau para jemaah untuk tidak mengabaikan kesehatan. 

TRIBUNPALU.COM - Kepala Bidang Perlindungan Jemaah (Kabid Linjam) Harun Arrasyid mengimbau kepada Jemaah Haji Indonesia untuk menjaga kesehatan dan tidak memaksakan diri berkegiatan di luar jelang puncak haji 2025 di Armuzna (arafah, Muzdalifah dan Mina).

Jemaah diminta melakukan persiapan fisik untuk pelaksanaan kegiatan puncak wuquf di Arafah.

Baca juga: Meski Terbukti Asli, Rismon Sianipar Tantang Ijazah Jokowi Uji di Luar Negeri, Bersedia Biayai

"Yang perlu kita imbau kepada Jemaah Haji sekarang tinggal beberapa hari lagi menjelang Armuzna, jaga kesehatan, jemaah jangan memaksakan kegiatan-kegiatan luar karena kondisi disini dan di negara kita berbeda," kata Harun Arrasyid, Kamis (22/5/2025) di Hotel Al Aseel, Jeddah.

Harun mengatakan tanggal 8 Dzulhijah jemaah haji akan diberangkatkan dari Makkah menuju Arafah.

Jemaah disarankan untuk membawa barang secukupnya dan tidak perlu membawa  koper.

"Bawa aja tas tenteng yang isinya, bawa apa yang bisa kita gunakan selama nanti untuk persiapan disana (Armuzna)," kata Harun.

Baca juga: Harga iPhone Terbaru Mei 2025: iPhone 16E,iPhone 16,iPhone 15, iPhone 14, iPhone 13, iPhone 12

Harun mencontohkan bagi jemaah laki-laki membawa kain ihram dan pakaian ganti ala kadarnya.

Jemaah juga disarankan agar membawa perbekalan makanan secukupnya.

"Nanti bawa perbekalan ala kadarnya, makanan secukupnya atau snack-snack yang bisa diperlukan dalam kegiatan di Muzdalifah di Arafah dan mungkin di Mina," ujarnya.

Bagi Jemaah Haji yang membawa barang-barang berharga dan perhiasan saat ke Tanah Suci, Harun mengimbau agar barang tersebut tidak dibawa ke Armuzna.

Sebaliknya dititipkan saja ke pihak hotel.

Baca juga: Waspadai Polarisasi dan Hoaks di Tengah Kecanggihan AI dalam Media Sosial

"Jemaah jadi tak perlu bawa tas besar, barang berlebihan dan barang berharga tentunya seperti uang dan perhiasan, saran kami nanti dititipkan saja di hotel-hotel, nanti disitu pihak hotel akan menyiapkan tempat untuk menitipkan barang-barang jemaah," ujarnya.

Melansir laman bpkh.go.id, Muzdalifah adalah sebuah area terbuka yang terletak di antara Makkah dan Mina, dengan luas sekitar 12,25 km⊃2;.

Daerah ini berdekatan dengan Wadi Muhassir, sebuah lembah yang tidak termasuk dalam wilayah Muzdalifah.

Lembah Muhassir berada di antara Mina dan Makkah, dan dikenal dalam sejarah sebagai tempat di mana Allah menghancurkan pasukan bergajah Raja Abrahah yang berniat menyerang Kabah.

Baca juga: Ini Bentuk Ijazah Asli Jokowi yang Diperiksa Bareskrim Polri, Identik dengan 3 Pembanding

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved