Viral
Viral Pemasangan Eskalator di Candi Borobudur, untuk Kunjungan Prabowo dan Presiden Prancis
Waktu kunjungan Prabowo dan Macron terbatas sehingga harus ada fasilitas yang memudahkan keduanya naik ke Candi Borobudur.
TRIBUNPALU.COM - Video menangkan pemasangan Eskalator di Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, beredar dan Viral di media sosial.
Dalam video yang beredar, proses pemasangan Eskalator itu baru sampai pada tahap penempatan alas papan berwarna putih di beberapa anak tangga Candi Borobudur.
"Candi Borobudur akan dipasang Eskalator agar Prabowo bisa naik ke atas," tertulis dalam narasi video.
Pemasangan Eskalator di Candi Borobudur itu lantas menuai polemik di kalangan warganet mengingat lokasi itu adalah situs cagar budaya.
Baca juga: Harga Tiket Candi Borobudur Rp 750 Ribu Dibatalkan Jokowi, Begini Penjelasan Pengelola
Lantas, bagaimana penjelasan Istana atas pemasangan Eskalator itu?
Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan Hasan Nasbi menjelaskan, Presiden Prabowo akan menerima kunjungan Presiden Prancis Emmanuel Macron ke Candi Borobudur.
Untuk bisa sampai ke atas candi tersebut, pemerintah pun membangun stairlift.
Hasan menekankan, waktu kunjungan Prabowo dan Macron terbatas sehingga harus ada fasilitas yang memudahkan keduanya naik ke Candi Borobudur.
"Jadi Presiden Perancis tentu dalam kunjungan kenegaraan waktunya terbatas. Bukan kayak kita kalau liburan ke Borobudur seharian di situ," ujar Hasan di kantornya, Jakarta Pusat, Senin (26/5/2025), dikutip dari Kompas.com.
"Waktunya ketat, waktunya terbatas, sehingga juga disiapkan fasilitas untuk memudahkannya agar bisa menapaki setiap tingkat yang ada di Borobudur," jelas dia.
Menurut Hasan, stairlift itu dibangun untuk mempersingkat waktu kedua petinggi negara saat naik ke atas Candi Borobudur.
"Pemerintah menyiapkan ramp, jadi semacam jalan setapak yang tidak pakai tangga untuk sampai level 4," ungkap Hasan.
"Kemudian juga menyiapkan nanti, namanya apa itu? Stairlift. Stairlift itu kalau di rumah-rumah biasanya dipasang di pinggiran tangga untuk bawa orang untuk naik ke lantai berikutnya. Jadi dari lantai 5 ke lantai 8 mungkin nanti pakai, atau sampai lantai 7 itu nanti pakai stairlift supaya waktunya lebih efisien," sambungnya.
Lagi pula, kata dia, menaiki tangga ke atas Candi Borobudur pasti membuat keringat mengucur.
"Dalam keadaan kecapekan bisa kusut. Ini untuk lebih proper saja sebagai sebuah kunjungan kenegaraan," kata Hasan.
Baca juga: Pemprov Sulteng Jadwalkan Pelantikan Bupati Parigi Moutong dan Banggai 2 Juni 2025
Sementara itu, Hasan menyebut pembangunan stairlift ini dibangun dengan pengawasan dari Kementerian Kebudayaan.
Dia mengatakan, tidak ada paku hingga bor dalam pemasangan stairlift.
"Jadi hanya ditaruh, didudukkan, ditaruh saja. Jadi nanti ketika misalnya itu selesai, itu bisa dibongkar dengan mudah," tutur Hasan Nasbi.(*)
Juara Tapi Terancam Didiskualifikasi, Peserta MTQ Kasimbar Parigi Moutong Tuntut Keadlian |
![]() |
---|
Perkelahian Viral Gegara Buah Sukun di Batam Kota, 3 Warga Jalani Perawatan Medis di Rumah Sakit |
![]() |
---|
Sosok Shuniyya Ruhama, Waria Jadi Penceramah Viral dan Jadi Sorotan Warganet |
![]() |
---|
Viral Suami Selingkuh dengan Mertua hingga Hamil di Soppeng, Istri Sah Diceraikan |
![]() |
---|
Pernikahan Nenek 63 Tahun dengan Pria 39 Tahun Viral di TikTok, Pengantin Wanita Pensiunan PNS |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.