Idul Adha 2025
Keutamaan Puasa Arafah, Amalan Sunnah Jelang Hari Raya Idul Adha
Artinya, bagi umat muslim yang melakukan puasa Arafah dan memanjatkan doa kepada Allah, maka Allah SWT akan mengabulkannya.
TRIBUNPALU.COM - Salah satu amalan sunnah menjelang Hari Raya Idul Adha adalah melaksanakan puasa Arafah.
Puasa Arafah jatuh pada hari ke-9 bulan Dzulhijjah, atau 1 hari sebelum Hari Raya Idul Adha.
Baca juga: Ini 10 Negara Punya Pulau Terbanyak di Dunia, Indonesia di Peringkat 6
Lantas, apa saja keutamaan melaksanakan puasa Arafah?
Mengutip laman Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), Rasulullah telah menegaskan bahwa puasa Arafah memiliki keutamaan yang luar biasa bagi umat Islam yang menunaikannya.
Puasa Arafah dianjurkan bagi umat muslim yang sedang tidak menjalankan ibadah haji.
Baca juga: Hari Tasyrik 2025: Simak Jadwal, Amalan Sunnah dan Maknanya
Sebaliknya, Jemaah Haji yang sedang berada di Arafah diharamkan untuk menunaikan Puasa Sunnah ini.
Keutamaan Puasa Arafah
Pahala yang akan diterima oleh umat muslim ketika menjalankan puasa Arafah dapat disimak dalam hadits yang diriwayatkan oleh at-Tirmidzi dari Abu Qatadah r.a berikut:
“Puasa hari Arafah adalah puasa yang aku harapkan dengan puasa tersebut Allah SWT akan mengampuni dosa-dosa di tahun yang telah lewat dan dosa-dosa di tahun yang akan datang.” (Diriwayatkan juga oleh Imam Muslim).
Selain dapat menghapus dosa selama dua tahun, puasa sunnah tersebut juga memiliki keutamaan terkabulnya doa.
Artinya, bagi umat muslim yang melakukan puasa Arafah dan memanjatkan doa kepada Allah, maka Allah SWT akan mengabulkannya.
Hal ini dikarenakan waktu puasa sunnah tersebut dilakukan bertepatan dengan pelaksanaan ibadah wukuf yang dijalankan oleh para jamaah haji di Padang Arafah.
Baca juga: Apa yang Dilakukan saat Wukuf di Arafah Besok? Cek Rangkaian Ibadahnya
Berdasarkan hadist yang diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi, Rasulullah bersabda:
“Sebaik-baik doa adalah doa pada hari Arafah. Dan sebaik-baik yang kuucapkan, begitu pula diucapkan oleh para Nabi sebelumku adalah ucapan “Laa ilaha illallah wahdahu laa syarika lah, lahul mulku walahul hamdu wa huwa ala kulli syai-in qadiir (Tidak ada Ilah kecuali Allah semata, tidak ada sekutu bagi-Nya. Milik-Nya lah segala kerajaan dan segala pujian, Allah Maha Menguasai segala sesuatu.” (HR Tirmidzi).
Niat Puasa Arafah
Berikut ini bacaan niat puasa Arafah:
نَوَيْتُ صَوْمَ عَرَفَةَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma arafata sunnatan lillâhi ta'âlâ.
Baca juga: Apa Itu Tanazul Haji? Simak Hukum dan Skemanya
Artinya, "Saya niat puasa sunnah Arafah karena Allah ta'âlâ.".(*)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com
| Ini 8 Makanan Penurun Kolesterol Usai Santap Daging Kurban |
|
|---|
| Berapa Lama Daging Kurban Bisa Disimpan di Kulkas atau Freezer? |
|
|---|
| 7 Kebiasaan Buruk Setelah Makan Daging Kurban yang Harus Dihindari |
|
|---|
| Benarkah Kambing Lebih Berbahaya dari Dagingnya Dari Sapi? Ini Penjelasan Dokter |
|
|---|
| 6 Ciri Daging Kurban yang Sudah Tidak Layak Konsumsi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/ilustrasi-berbuka-puasa-ramadan-1.jpg)