Rabu, 22 April 2026

Sulteng Hari Ini

Gubernur Anwar Hafid Tantang Parigi Moutong Jadi Lumbung Durian Dunia

Menurut Anwar Hafid, peluang Indonesia, khususnya Sulawesi Tengah, untuk menyalip dominasi Laos sebagai penghasil durian terbesar dunia sangat terbuka

Penulis: Zulfadli | Editor: Fadhila Amalia
Handover
Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, menantang Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase, untuk menjadikan wilayahnya sebagai lumbung Durian dunia dalam lima tahun ke depan. 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Zulfadli

TRIBUNPALU.COM, PALU - Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, menantang Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase, untuk menjadikan wilayahnya sebagai lumbung Durian dunia dalam lima tahun ke depan.

Tantangan itu disampaikan saat membuka Focus Group Discussion (FGD) bertajuk Durian Parigi Moutong Tembus Tiongkok: Transformasi Ekonomi Durian Menuju Indonesia Emas 2045, yang digelar di Aula Kantor Bupati, Rabu (4/6/2025).

Baca juga: Harga Emas Hari Ini Kamis 5 Juni 2025, Emas Antam Naik Rp 14 Ribu, Cek Daftar Harga Terbarunya

"Mari kita semua bersama-sama jadikan Parigi Moutong lumbung durian dunia," ajak Gubernur.

Menurut Anwar Hafid, peluang Indonesia, khususnya Sulawesi Tengah, untuk menyalip dominasi Laos sebagai penghasil durian terbesar dunia sangat terbuka. 

Saat ini, Laos diketahui memiliki kebun durian seluas 3.000 hektare, dan Parigi Moutong dinilai memiliki potensi lahan dua hingga tiga kali lebih luas.

Baca juga: Dua Terduga Pelaku Pengedar Sabu di Parigi Moutong Ditangkap Polisi

"Kalau mau jadi lumbung Durian dunia, lahan harus lebih dari 3.000 hektare. Parigi punya peluang besar untuk itu," jelasnya.

Gubernur Sulawesi Tengah mendorong pemerintah kabupaten mengambil langkah konkret melalui program BERANI Panen Raya, seperti memperluas lahan tanam durian dari 3.000 menjadi 5.000 hektare melalui skema perhutanan sosial, menyediakan bibit unggul dan pupuk gratis, serta menjaga mutu dan kualitas buah secara konsisten.

Baca juga: Kredit Tumbuh 8,88 Persen, Kinerja Perbankan Tetap Stabil Tahun 2025

Ia juga menyatakan keyakinannya bahwa Parigi Moutong bisa menjadi raksasa durian dunia karena memiliki cita rasa durian yang khas.

"Durian boleh tumbuh di negeri lain, tapi rasanya tetap berbeda dengan yang kita punya," tegasnya.

Sebagai bentuk dukungan moral, gubernur menciptakan tagline khusus “EMAS BERDURI” yang merupakan akronim dari Erwin Sahid Bersama Durian.

Baca juga: Ketua Kadin Sulteng Sebut Durian Parimo Miliki Potensi Ekspor Rp20 Triliun per Tahun

Pembukaan FGD ditandai dengan pemukulan gimba oleh Gubernur Anwar Hafid bersama Bupati Erwin Burase, Wakil Bupati Abdul Sahid, Sekjen Asosiasi Perkebunan Durian, dan Ketua KADIN Sulawesi Tengah.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved