Senin, 1 Juni 2026

Idul Adha 2025

Konsumsi Daging Kambing Bikin Kolesterol Naik? Ini 7 Faktanya

Daging kambing merupakan sumber nutrisi yang baik, termasuk protein , zat besi, vitamin B12, zinc, dan potasium.

Tayang:
Editor: Fadhila Amalia
SAJINA SEDAP
DAGING KAMBING - Tak sedikit masyarakat Indonesia yang menggemari sajian masakan berbahan dasar daging kambing. Mereka akan banyak mengolahnya menjadi aneka masakan nusantara, seperti sate, tongseng, gulai hingga lainnya. 

Dianggap Daging Merah Tersehat
Daging kambing dianggap sebagai salah satu daging merah tersehat.

Mengutip Healthline daging kambing lebih rendah lemak jenuh dan kolesterol.

Tak hanya itu daging kambing juga lebih tinggi zat besi dibandingkan daging merah atau putih lainnya.

Nutrisi Daging Kambing
Daging kambing merupakan sumber nutrisi yang baik, termasuk protein , zat besi, vitamin B12, zinc, dan potasium.

Daging ini juga rendah lemak total dan lemak jenuhnya dibandingkan dengan daging merah lainnya.

Porsi daging kambing matang seberat 3 ons (85 gram) terdapat kandungan:

Baca juga: Hari Raya Iduladha 2025, Polda Sulteng Salurkan 231 Hewan Kurban

Kalori: 122
Protein: 23 gram
Lemak: 2,6 gram
Lemak jenuh: 0,8 gram
Karbohidrat: 0 gram
Gula: 0 gram
Serat: 0 gram
Riboflavin: 30 persen dari Nilai Harian (DV)
Besi: 18 persen dari DV
Vitamin B12: 17 persen dari DV
Seng: 30 persen dari DV
Kalium: 10 persen dari DV
Campurkan Sayuran dan Rempah Pilihan
Terdapat beberapa tips mengolah daging kambing tanpa takut kolesterol meningkat termasuk mencampurkannya dengan sayuran.

Mengutip MSIG, mencampurkan sayuran dalam olahan daging kambing dapat mengurangi senyawa berbahaya selama proses pencernaan.

Kandungan serat pada sayuran dapat memperlancar proses pencernaan dan mengurangi penyerapan kolesterol.

Termasuk juga Menggunakan rempah-rempah yang dapat menurunkan kadar kolesterol.

Menurut artikel health.grid.id, kandungan pada batang dan ekstrak minyak pada batang serai terbukti mampu menurunkan kadar kolesterol tinggi.

Selain batang serai, bawang putih juga menjadi salah satu bumbu yang baik untuk membantu menurunkan kadar kolesterol pada daging kambing.

Hindari Penggunaan Santan
Santan memang sangat cocok jika dipadukan dengan olahan daging kambing.

Baca juga: Terbongkar, Ini Asal-usul Perusahaan Tambang Nikel yang Mengancam Raja Ampat

Namun menurut Giziklopedia Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro, santan merupakan sayuran lemak jenuh.

Oleh karena itu, risiko peningkatan kadar kolesterol dari kombinasi santan dan kambing relatif besar.

Lebih Baik Dipanggang daripada Digoreng
Sama seperti santan, minyak goreng juga banyak mengandung lemak.

Daging kambing yang dimasak dengan cara digoreng akan meningkatkan kandungan lemaknya secara berlebihan.

Daripada menggoreng kambing, cobalah memanggangnya.

Saat dipanggang, minyak yang terkandung dalam makanan olahan menjadi berkurang.(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved