Selasa, 2 Juni 2026

Sulteng Hari Ini

Menteri Transmigrasi Tinjau Kawasan Transmigrasi dan Sentra Kopi di Sigi

Kunjungan tersebut bertujuan untuk berdialog dengan warga transmigrasi sekaligus meninjau potensi ekonomi lokal, terutama pengolahan Kopi khas Sigi.

Tayang:
Penulis: Zulfadli | Editor: Regina Goldie
HANDOVER / Biro Administrasi Pimpinan
KOPI SIGI - Menteri Transmigrasi Iftitah Sulaiman Suryanagara melakukan kunjungan kerja ke Desa Lembantongoa, Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Kamis (5/6/2025). 

Menanggapi kondisi jalan masuk ke Desa Lembantongoa yang rusak, Menteri Iftitah berkomitmen mengalokasikan bantuan pengaspalan sepanjang dua kilometer.

Selain infrastruktur, ia juga menginventarisasi sejumlah kebutuhan mendesak warga, seperti pembangunan menara komunikasi, pasokan listrik dari PLN, perbaikan fasilitas sekolah, dan sertifikasi lahan.

Baca juga: Dua Pelaku Curanmor Ditangkap Reskrim Polsek Tawaeli, Pernah Beraksi di 8 Lokasi Berbeda

Sementara itu, Gubernur Anwar Hafid menyatakan dukungan penuh terhadap inisiatif pemerintah pusat dan menyambut baik perhatian yang diberikan kepada kawasan transmigrasi di Sigi.

Ia juga berkomitmen memperkuat sektor ekonomi lokal, khususnya pengembangan Kopi Sigi yang dikenal sebagai “Emas Hitam”.

Sebagai bentuk konkret, Gubernur akan mendirikan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) khusus Kopi di Desa Lembantongoa

Langkah ini bertujuan menyiapkan sumber daya manusia yang terampil dalam pengelolaan dan pengembangan industri Kopi.

Di sektor infrastruktur, pemerintah provinsi akan menambah dukungan pengaspalan dua kilometer jalan, sedangkan Pemerintah Kabupaten Sigi diharapkan menambah satu kilometer lagi, sehingga total lima kilometer akses jalan menuju desa dapat diselesaikan.

Lebih lanjut, Gubernur mengajak masyarakat transmigran memanfaatkan Program 9 Berani, seperti Berani Beasiswa untuk bantuan pendidikan dan Berani Sehat.

Untuk mendorong produktivitas, pemerintah provinsi akan menyalurkan bantuan bibit Kopi kepada masyarakat. Pemerintah pusat pun diharapkan mendukung pengembangan industri hilir Kopi untuk memperkuat ekonomi lokal berbasis sumber daya alam unggulan.

Baca juga: Sapi Kurban Bantuan Presiden Prabowo di Banggai Seberat 870 Kg

Dalam kesempatan itu, Gubernur juga menyinggung potensi lain di Sulawesi Tengah, seperti Durian unggul di Parigi Moutong yang kini dikenal sebagai “Emas Berduri”. 

Ia juga mengungkapkan rencana pembukaan akses jalan baru dari Salubana di Kabupaten Sigi menuju Kabupaten Parigi Moutong untuk meningkatkan konektivitas dan distribusi hasil produksi antarwilayah.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain, Dirjen Pengembangan Ekonomi dan Pemberdayaan Masyarakat Transmigrasi Velix Vernando Wangai, Dirjen Pembangunan dan Pengembangan Kawasan Transmigrasi Sigit Mustofa, Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, Staf Ahli Gubernur Bidang SDM, Pengembangan Kawasan dan Wilayah Ihsan Basir, Kepala Dinas Nakertrans Provinsi Sulawesi Tengah Arnold Firdaus, Kepala Dinas Bimatarung Faidul Keteng, Kepala Bidang Produksi Perkebunan dan Perlindungan Tanaman Simpra U. Tajang, Kepala Bidang Jalan Budi, Unsur ForKopimda Sigi, Para kepala OPD Kabupaten Sigi, Kepala Desa Lembantongoa. (*)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved