Putin Buka Peluang Transfer Teknologi Militer ke Indonesia
Pertemuan antara Putin dan Prabowo menarik perhatian publik karena dianggap sebagai langkah penting dalam mempererat hubungan bilateral.
Sejumlah analis menilai kunjungan Prabowo ke Moskow adalah sinyal bahwa Indonesia ingin mempertahankan posisinya sebagai kekuatan netral yang mampu menjalin hubungan baik dengan semua pihak — baik Barat, Timur, maupun Global Selatan.
"Ini mencerminkan gaya politik luar negeri Indonesia yang bebas aktif dan mungkin menjadi penegasan bahwa Prabowo tidak hanya akan condong ke satu blok saja," ujar pakar hubungan internasional dari MGIMO University, dikutip Reuters.
Kunjungan ini juga menjadi penanda awal arah kebijakan luar negeri Prabowo menjelang masa jabatannya sebagai presiden.
Dengan tetap membuka komunikasi strategis dengan Rusia, Prabowo dinilai ingin menempatkan Indonesia sebagai pemain penting di tengah rivalitas geopolitik global yang semakin tajam. (*)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com
| IKIB Gelar Jalan Sehat di Palu, Dirangkai Literasi Keuangan, UMKM, dan Donor Darah |
|
|---|
| Rico Djanggola Pastikan Implementasi Dukungan Asta Cita di Kota Palu |
|
|---|
| Legislator Golkar Zainal Abidin Nahkodai Himpunan Pengusaha MBG di Sulteng |
|
|---|
| Gandeng BPBD Touna, BRI Cabang Ampana Perkuat Mitigasi Bencana Karyawan |
|
|---|
| BP3MI Sulawesi Tengah Fasilitasi Pemulangan Eka Arwati, PMI yang Sempat Viral di Oman |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/ia90suf90ua90fu9a0uf90a-re3.jpg)