Selasa, 28 April 2026

Morowali Hari Ini

Bupati Iksan Dorong Morowali Kurangi Ketergantungan pada Sektor Tambang

Menurut Iksan, angka tersebut menjadi sinyal positif bagi pengembangan sektor perhotelan dan pariwisata di Morowali.

|
Penulis: Andika Satria Bharata | Editor: mahyuddin
HANDOVER
PERESMIAN HOTEL - Bupati Morowali Iksan Baharudin Abdul Rauf mendorong percepatan diversifikasi ekonomi di daerahnya dengan pengembangan sektor non-tambang, seperti pariwisata, kuliner, dan industri jasa. Hal itu disampaikan Iksan dalam peresmian Grand Aurel Hotel di Kecamatan Bahodopi, Sabtu (28/6/2025).  

Laporan Wartawan Tribunpalu.com, Andika Satria Bharata.

TRIBUNPALU MOROWALI – Bupati Morowali Iksan Baharudin Abdul Rauf mendorong percepatan diversifikasi ekonomi di daerahnya dengan pengembangan sektor non-tambang, seperti pariwisata, kuliner, dan industri jasa.

Hal itu disampaikan Iksan dalam peresmian Grand Aurel Hotel di Kecamatan Bahodopi, Sabtu (28/6/2025). 

Ia menekankan pentingnya menciptakan lapangan kerja di luar industri Pertambangan yang selama ini menjadi tulang punggung ekonomi Morowali.

"Peresmian Grand Aurel Hotel ini bisa menjadi pembanding bahwa mencari pekerjaan tidak harus selalu di perusahaan tambang. Ini adalah inovasi dari anak-anak muda Morowali untuk membuka sektor baru sekaligus lapangan kerja," ujar Iksan.

Baca juga: Kepulangan Penuh Haru, Jemaah Haji Morowali Kenang Pesan Bupati Iksan Baharudin

Hotel tersebut saat ini telah menyerap sekitar 80 tenaga kerja.

Menurut Iksan, angka tersebut menjadi sinyal positif bagi pengembangan sektor perhotelan dan pariwisata di Morowali.

Selain pengembangan pariwisata, Pemerintah Kabupaten Morowali juga tengah menjajaki kerja sama dengan sejumlah waralaba makanan cepat saji, seperti Kentucky Fried Chicken (KFC) dan McDonald’s, untuk membuka gerai di Kecamatan Bungku.

"Kami sedang menjalin kontrak. Insyaallah sebentar lagi rampung. Salah satunya KFC akan masuk di Kota Bungku dan Bahodopi. Tapi setelah disurvei, Bahodopi belum memungkinkan, jadi fokus kita arahkan ke Bungku," jelasnya.

Menurut Iksan, kehadiran brand nasional tersebut diharapkan dapat menjadi daya tarik ekonomi baru di Bungku dan mengurangi ketimpangan pembangunan dengan kecamatan-kecamatan di sekitar kawasan industri.

"Ini bagian dari komitmen kami menjadikan Bungku sebagai pusat pertumbuhan ekonomi yang setara dan merata," pungkasnya.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved