Kamis, 23 April 2026

Bansos PKH & BPNT 2025 Tahap 3 Cair, Ini Besaran dan Syaratnya

Saat ini, proses pencairan tengah dipersiapkan, dan penyaluran akan dilakukan secara bertahap kepada para penerima manfaat di seluruh Indonesia.

Editor: Regina Goldie
Capture dtks.kemensos.go.id
BANSOS PKH - Pemerintah kembali menyalurkan bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) untuk tahap 3 tahun 2025, yang mencakup periode Juli hingga September.  

TRIBUNPALU.COM - Pemerintah kembali menyalurkan bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) untuk tahap 3 tahun 2025, yang mencakup periode Juli hingga September. 

Saat ini, proses pencairan tengah dipersiapkan, dan penyaluran akan dilakukan secara bertahap kepada para penerima manfaat di seluruh Indonesia.

Tujuan Penyaluran bansos PKH dan BPNT

bansos PKH dan BPNT merupakan bagian dari strategi pemerintah untuk memperkuat jaring pengaman sosial nasional.

BPNT difokuskan untuk meningkatkan ketahanan pangan dan gizi keluarga miskin.

PKH bertujuan mendukung pemenuhan kebutuhan dasar dalam sektor kesehatan, pendidikan, serta kesejahteraan lansia dan penyandang disabilitas.

Baca juga: Rekaman Bocor, Trump Sebut Bakal Hancurkan Moskow dan Beijing Lewat Kiriman Bom

 
Besaran Bantuan bansos PKH 2025 (Per Tahun & Per Tahap)

Penyaluran PKH dilakukan sebanyak empat kali dalam setahun.

Besaran bantuan disesuaikan dengan kategori penerima:

Kategori Penerima

Total Tahunan

Cair per Tahap

Ibu hamil
Rp 3.000.000
Rp 750.000

Anak usia dini (0–6 tahun)
Rp 3.000.000
Rp 750.000

Siswa SD/sederajat
Rp 900.000
Rp 225.000

Siswa SMP/sederajat
Rp 1.500.000
Rp 375.000

Siswa SMA/sederajat
Rp 2.000.000
Rp 500.000

Lansia usia ≥60 tahun
Rp 2.400.000
Rp 600.000

Penyandang disabilitas berat
Rp 2.400.000
Rp 600.000
 
Rincian Bantuan BPNT 2025

Untuk tahun 2025, pemerintah menganggarkan Rp 43,6 triliun untuk 20 juta keluarga penerima manfaat (KPM) BPNT.

Rp 200.000 per bulan, atau
Rp 600.000 per tahap (tiga bulan sekali)

Dana langsung ditransfer ke rekening KKS (Kartu Keluarga Sejahtera) dan bisa dicairkan di bank-bank Himbara seperti BRI, Mandiri, BTN, dan BNI.

Penebalan bansos: Tambahan Rp 200.000 untuk Juni dan Juli

Selain bantuan reguler, pemerintah juga menyalurkan bansos tambahan (penebalan) sebesar Rp 200.000 per bulan untuk bulan Juni dan Juli 2025, sehingga setiap penerima BPNT akan menerima total Rp 1 juta pada tahap ini.

Baca juga: HUT Ke-50 Tahun, Kodim 1306 Palu Beri Kejutan Hadianto Rasyid dengan Marching Band

Cara Cek Penerima bansos PKH dan BPNT Juli 2025

Masyarakat bisa mengecek status penerima melalui dua cara:

1. Melalui Situs Kemensos:

https://cekbansos.kemensos.go.id

Langkah-langkah:

Masukkan data wilayah (Provinsi, Kabupaten/Kota, Kecamatan, dan Desa)
Ketik nama lengkap sesuai KTP
Masukkan kode captcha
Klik "Cari Data"
Jika terdaftar, sistem akan menampilkan informasi bantuan. Jika tidak, akan muncul pesan "Tidak Terdaftar Peserta/PM."

Baca juga: Manfaat Daun Kelor Bagi Penderita Asma Akut

2. Melalui Aplikasi Cek bansos:

Unduh aplikasi Cek bansos Kemensos di Google Play Store
Registrasi akun menggunakan NIK, nama lengkap, alamat, email, dan unggah KTP & swafoto
Verifikasi email jika diminta
Login, lalu buka menu “Profil” untuk melihat status bantuan dan data DTKS
 
Perkembangan dan Kendala Pencairan bansos hingga 24 Juni 2025

Hingga akhir Juni 2025, penyaluran bansos belum sepenuhnya selesai. Berikut rinciannya:

Sudah Tersalurkan:

PKH: 8.042.979 KPM (80,43 persen)
BPNT/Sembako: 15.159.958 KPM (82,95 % )

Masih dalam Proses:

PKH: 1.945.399 KPM (dalam proses pembukaan rekening)
BPNT: 2.723.515 KPM (dalam proses pembukaan rekening)
PKH: 11.622 KPM & BPNT: 393.610 KPM (dalam proses perbaikan data)

Masalah Umum:

Rekening pasif/tidak aktif
Rekening tidak ditemukan
Nama di rekening berbeda
Nomor kartu salah
Kartu belum diterbitkan
Kementerian Sosial bekerja sama dengan bank Himbara (BRI, Mandiri, BSI) untuk memperbaiki dan memverifikasi rekening bermasalah.

 Peran Masyarakat: Usul dan Sanggah Data

Kemensos mendorong partisipasi publik untuk memperbaiki data melalui:

Aplikasi Cek bansos: Fitur "Usul" & "Sanggah"
Call Center 171: Layanan 24 jam
Kantor Dinas Sosial: Fitur pemutakhiran dibuka mulai 1 Juli 2025

Per Juni 2025:

389.318 masyarakat mengajukan usulan data
5.453 masyarakat mengajukan sanggahan
Usulan akan diverifikasi bersama data dari SIKS-NG Dinsos dan desa/kelurahan setempat.

Pemerintah terus mempercepat dan memperluas penyaluran bansos tahap 3 tahun 2025, sekaligus melakukan pembaruan data agar bantuan tepat sasaran.

Diharapkan masyarakat turut aktif memantau dan melaporkan jika ditemukan masalah atau ketidaksesuaian. (*)

Sumber: Tribun-Timur.com

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved