Kamis, 9 April 2026

Donggala Hari Ini

Kemendikdasmen-LPP Mitra Edukasi Indonesia Kolaborasi Beri Pelatihan Koding di Donggala

Pelatihan ini difasilitasi oleh dua tenaga fasilitator profesional dari LPP Mitra Edukasi Indonesia yakni Asri dan Muh Zainuddin Badollahi.

Penulis: Misna Jayanti | Editor: Fadhila Amalia
Handover
PELATIHAN KODING DAN KA - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) bekerja sama dengan LPP Mitra Edukasi Indonesia memberikan pelatihan Koding dan Kecerdasan Artificial (KA) kepada guru Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Donggala. 

Laporan Wartawan TribunPalu, Misna Jayanti

TRIBUNPALU.COM, DONGGALA - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) bekerja sama dengan LPP Mitra Edukasi Indonesia memberikan pelatihan Koding dan Kecerdasan Artificial (KA) kepada guru SD di Kabupaten Donggala.

Kegiatan ini diikuti sebanyak 27 guru SD dari berbagai satuan pendidikan di Kabupaten Donggala berpusat di SD Negeri 5 Banawa Tengah, Desa Limboro, Kecamatan Banawa Tengah, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, Senin (14/7/2025).

Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Donggala, Nur Rahmat dalam sambutannya mengatakan pentingnya keterlibatan guru SD dalam penguasaan teknologi dasar.

Baca juga: Larang PNS dan PPPK Pakai Elpiji 3 Kg, Bupati Buol Bentuk Tim Khusus

"Pengenalan Koding dan Kecerdasan Artifisial pada guru SD merupakan bagian dari komitmen transformasi pendidikan dasar yang berbasis teknologi," ujarnya 

Dalam pelaksanaannya, LPP Mitra Edukasi Indonesia sebagai pelaksana teknis sekaligus lembaga penanggung jawab pelatihan guru berbasis transformasi digital.

Pelatihan ini difasilitasi oleh dua tenaga fasilitator profesional dari LPP Mitra Edukasi Indonesia yakni Asri dan Muh Zainuddin Badollahi.

Keduanya dikenal sebagai fasilitator berpengalaman dalam pelatihan pendidikan teknologi dan pembelajaran digital.

Materi disampaikan melalui pendekatan aktif dan kontekstual.

Baca juga: PT BFI Finance Cabang Kota Palu Akui Banyak Korban Oknum SPV, Kerugian Capai Rp50 Juta

Meliputi pengantar logika pemrograman, berpikir komputasional, konsep dan pemanfaatan kecerdasan artifisial, serta pedagogi pembelajaran digital yang disesuaikan dengan karakteristik siswa SD.

Sementara itu, para peserta mengikuti seluruh rangkaian pelatihan dengan antusias. Salah satunya, Nur Fara Farida , guru dari SDN 13 Banawa yang merasa pelatihan ini membuka wawasan baru dalam dunia pendidikan.

"Materi yang disampaikan oleh fasilitator sangat membumi. Saya jadi paham cara mengenalkan Koding dan KA dengan pendekatan sederhana kepada anak-anak," ungkapnya.

Pelatihan yang berlangsung sejak 11 hingga 14 Juli 2025 ini, diakhiri dengan sesi evaluasi, refleksi bersama, dan penyerahan tugas pengembangan rencana aksi yang akan diimplementasikan di masing-masing sekolah. 

Baca juga: Sambut Tim Verifikasi FORNAS IX, Gubernur Sulteng Tawarkan Pesona Sulteng

Para guru diminta untuk merancang kegiatan pembelajaran berbasis Koding dan Kecerdasan Artifisial, serta menjadi agen perubahan dalam mengembangkan literasi digital di jenjang pendidikan dasar.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved