Sulteng Hari Ini
135 Warga Binaan Ikuti Perkemahan Satya Dharma Bhakti di Lapas Palu
Kepala Kanwil Ditjenpas Sulteng, Bagus Kurniawan, mengatakan bahwa perkemahan ini merupakan bagian dari pembinaan kepribadian warga binaan.
Penulis: Andika Satria Bharata | Editor: Regina Goldie
Laporan Wartawan Tribunpalu.com, Andika Satria Bharata
TRIBUNPALU.COM PALU – Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Sulawesi Tengah melaksanakan Perkemahan Satya Dharma Bhakti Pemasyarakatan Tahun 2025 di Lapas Kelas IIA Palu, Jumat (18/7/2025).
Kegiatan ini digelar untuk meningkatkan kualitas pembinaan kepribadian warga binaan pemasyarakatan (WBP) melalui pendidikan kepramukaan.
Kepala Kanwil Ditjenpas Sulteng, Bagus Kurniawan, mengatakan bahwa perkemahan ini merupakan bagian dari pembinaan kepribadian warga binaan karena kegiatan kepramukaan dinilai sangat positif.
Baca juga: Kanwil Dirjenpas Gelar Perkemahan Kepramukaan Bangun Karakter Warga Binaan Lapas se-Sulteng
"Ada nilai-nilai kejuangan, kebangsaan, kejujuran, dan kesetiakawanan dalam kegiatan kepramukaan. Ini penting ditanamkan agar warga binaan bisa berubah menjadi pribadi yang lebih baik," ujarnya.
Bagus menjelaskan, perkemahan ini bertujuan membentuk karakter warga binaan menjadi pribadi yang disiplin, memiliki semangat nasionalisme, dan percaya diri tinggi sehingga siap kembali menjadi bagian dari masyarakat usai menjalani masa pidana.
"Dalam setiap pengusulan remisi, kami juga melakukan asesmen perubahan perilaku. Pendidikan pramuka ini salah satu cara kami membantu perubahan itu," ungkapnya.
Ia menambahkan, semangat kepramukaan sejalan dengan nilai-nilai pemasyarakatan, seperti kedisiplinan, tanggung jawab, dan tekad untuk memperbaiki diri.
Baca juga: 18 OBH Jadi Ujung Tombak Bantuan Hukum Gratis di Sulawesi Tengah
Sementara itu, Ketua Harian Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Sulteng, M Sadly Lesnusa, menegaskan dukungan penuh terhadap langkah Kanwil Ditjenpas dalam memperkuat pembinaan karakter WBP melalui kegiatan kepramukaan.
"Perkemahan ini bertujuan memberikan pembinaan karakter agar para WBP siap kembali dan bisa diterima di tengah masyarakat," jelasnya.
Lesnusa menambahkan, kegiatan ini diharapkan dapat membangkitkan semangat dan kepercayaan diri para warga binaan.
Sebagai bentuk dukungan, seluruh kwartir cabang di kabupaten/kota turut bekerja sama dengan Lembaga Pemasyarakatan untuk memberikan pelatihan dan pembinaan kepramukaan bagi warga binaan.
Menurutnya, kegiatan kepramukaan ini menjadi media untuk mengasah disiplin, menanamkan nilai-nilai luhur, dan membangun harapan agar para WBP bisa menjadi pribadi yang berguna bagi lingkungan.
Baca juga: Polda Sulteng Catat 5.279 Pelanggaran Lalu Lintas 4 Hari Operasi Tinombala
"Pramuka menjadi upaya untuk menumbuhkan nilai moral, kejujuran, tanggung jawab, dan rasa persaudaraan dalam diri warga binaan," ucap Lesnusa.
Perkemahan Satya Dharma Bhakti Pemasyarakatan Tahun 2025 ini berlangsung selama dua hari, 18–19 Juli 2025.
Kegiatan itu diikuti 135 warga binaan dari 12 unit pelaksana tugas.
Adapun rinciannya, 42 peserta berasal dari wilayah Palu, Sigi, Donggala, dan Parigi Moutong.
Serta 85 lainnya berasal dari UPT Pemasyarakatan Tolitoli, Leok, Banggai, Ampana, dan Poso.
Melalui kegiatan ini, para WBP diajak membangun karakter tangguh, menjunjung tinggi nilai-nilai nasionalisme, dan mempersiapkan diri kembali ke masyarakat.(*)
| Wabup Morowali Utara Tegaskan Komitmen Sinergi dengan Aparat Penegak Hukum |
|
|---|
| Polda Sulteng Bekuk Warga Morowali di Kota Palu, Diduga Pengedar Sabu-Sabu |
|
|---|
| Sulawesi Tengah Siapkan Tenun Donggala untuk Ekspor ke Timur Tengah |
|
|---|
| Komitmen Berantas Narkoba, BNNP Sulteng Perkuat Kolaborasi dengan Ditjenpas |
|
|---|
| Ditjenpas Sulteng Musnahkan 146 HP Hasil Razia, Tegaskan Komitmen 0 Narkoba dan HP Ilegal di Lapas |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/5637563785-789752Y378523Y75823.jpg)