Palu Hari Ini
Wow, Klinik Terapi Gratis Lucky di Palu Klaim Layani 1.000 Pasien per Hari
Rasio jumlah layanan rehabilitasi medik perorangan asal Korea ini, jauh di atas rerata layanan harian 25 unit puskesmas.
Penulis: Zulfadli | Editor: Regina Goldie
Di Makassar, 5 tahun lalu, dan Kendari 8 bulan beroperasi.
Di Indonesia, klinik ini sudah beroperasi lebih sedekade.
Baca juga: Koalisi Kawal Pekurehua Gelar Unjuk Rasa di Kota Palu, Aksi Solidaritas Warga Desa Watutau Poso
Palu asalah cabang ke-13, setelah Semarang, Jambi, Malang, Tasikmalaya, Balikpapan, Bandung, Tarakan, Pekanbaru, Samarinda, Makassar, dan Kendari.
Pekan lalu, Selasa (15/7/2025), perintis dan owner klinik gratis, Mr Moon Aon (57) datang ke Palu.
Dia jadi pembicara seminar kesehatan sekaligus mengontrol operasi.
"Sajangnim (Bos; Bahasa Korea) Moon sudah tinggal di Jakarta sama istrinya. dan ke Palu, nginap di hotel dekat SPBU Touwa," kata Fasih.
Dia menyebut layanan 1.000 pasien itu rerata usia 40 hingga 70-an. Kebanyakan terapi pasca-stroke ringan, keluhan darah tinggi, asam urat dan keluhan fisik usia lanjut.
Pasien ini terapi antara 5-10 menit. Mereka berbaring di ranjang bermatras elektrik.
Baca juga: Bupati Parimo: Bantuan Beras Wujud Kehadiran Negara di Tengah Masyarakat
Klinik ini menggunakan alat terapi Choyang untuk pengobatan tulang bagian belakang hingga pinggul, serta Choeun Achim untuk memperlancar peredaran darah.
Membludaknya pasien terapi nir-biaya ini, karena satu pasien bisa datang hingga 12 kali.
"Saya ini yang kedelapan," ujar Radiah (61), nenek bercucu 12 dan 3 cicit asal Majene, Sulbar.
Radiah sudah 31 tahun di Palu. Dia mengeluh susah tertidur saban malam.
Terapi gratis ini, jelasnya, membuatnya lebih bugar dan tak lagi konsumsi obat-obatan generik dari BPJS.
| Pelajar Asal Palu Jadi Korban Pencurian Bermodus Minta Bantuan Tunjukkan Jalan di Wilayah Sigi |
|
|---|
| H Nanang Resmi Dilantik sebagai Ketua DPD Perhiptani Kota Palu Periode 2025–2030 |
|
|---|
| Demo Lanjutan, FSPIM Minta Pemprov Tak Cueki Keluhan Buruh |
|
|---|
| Terpilih, Buyung H Pimpin Takmir Masjid Al-Amin Lere Palu Barat |
|
|---|
| WSL Non-Permanen di Kota Palu Kini Kena Pajak 5 Persen, Permanen Tetap 10 Persen |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/WhatsApp_Image_2025-07-22_at_19_50_05jpeg.jpg)