Rabu, 22 April 2026

Sulteng Hari Ini

Instruktur Safety Riding Honda Bagikan Tips Berkendara Aman Lewati Persimpangan

Yusman menyebut persimpangan merupakan salah satu titik rawan kecelakaan karena adanya pertemuan arus kendaraan dari berbagai arah. 

Penulis: Zulfadli | Editor: Fadhila Amalia
Handover
TIPS BERKENDARA - Instruktur Safety Riding Honda Anugerah Perdana, Yusman, membagikan tips berkendara aman saat melintasi persimpangan jalan kepada masyarakat Sulawesi Tengah, Kamis (24/7/2025). Yusman menyebut persimpangan merupakan salah satu titik rawan kecelakaan karena adanya pertemuan arus kendaraan dari berbagai arah.  

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Zulfadli

TRIBUNPALU.COM, PALU – Instruktur Safety Riding Honda Anugerah Perdana, Yusman, membagikan tips berkendara aman saat melintasi persimpangan jalan kepada masyarakat Sulawesi Tengah, Kamis (24/7/2025).

Yusman menyebut persimpangan merupakan salah satu titik rawan kecelakaan karena adanya pertemuan arus kendaraan dari berbagai arah. 

Karena itu, ia mengingatkan pentingnya meningkatkan kewaspadaan dan tidak terburu-buru saat melintasi area tersebut.

Baca juga: Erika Carlina Datangi Polda Metro Jaya Klarifikasi soal Laporan Dugaan Pengancaman

“Kita bisa gunakan metode 4T, yaitu Tunggu sejenak, Tengok kiri, Tengok kanan, Tengok kiri lagi. Ini metode sederhana tapi sangat efektif memastikan kondisi benar-benar aman sebelum melintas,” ujar Yusman dalam keterangannya.

Ia menjelaskan, langkah pertama adalah Tunggu sejenak. 

Saat tiba di persimpangan, pengendara diminta menghentikan kendaraan dan diam sejenak untuk mengamati situasi lalu lintas sekitar.

“Banyak kecelakaan terjadi karena pengendara langsung melaju tanpa memastikan situasi sudah aman,” terangnya.

Langkah berikutnya adalah Tengok kiri, untuk memastikan lajur kiri benar-benar aman, dilanjutkan dengan Tengok kanan untuk melihat arus lalu lintas dari sisi kanan, dan terakhir Tengok kiri lagi sebelum benar-benar melintas.

Baca juga: Gubernur Sulteng Tegaskan Penguatan Satpol PP sebagai Garda Terdepan Penegakan Perda

“Kita harus memastikan tidak ada kendaraan yang muncul tiba-tiba, misalnya dari arah kiri,” tambah Yusman.

Kata Yusman, kebiasaan menggunakan metode 4T ini bisa melatih refleks dan kewaspadaan dalam berkendara. 

Selain itu, juga mencerminkan sikap defensive riding yang menjadi kunci keselamatan di jalan raya.

Ia juga mengingatkan pentingnya menggunakan perlengkapan keselamatan berkendara seperti helm berstandar SNI dan menyalakan lampu sein saat hendak berbelok atau melintasi persimpangan.

“Berkendara dengan kecepatan tinggi bukan tujuan utama. Yang utama adalah keselamatan. Jangan lupa pakai helm dan jaketmu #Cari_Aman saat naik motor Honda,” pungkasnya.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved