Minggu, 3 Mei 2026

Palu Hari Ini

BPBD dan PT SIB Gelar Pelatihan Teknis Budidaya untuk 70 Petani Sawit Morowali

Pelatihan tersebut berlangsung di Swiss-Belhotel Palu, Jl Malonda, Kelurahan Silae, Kecamatan Ulujadi, Kota Palu, Senin (28/7/2025).

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Zulfadli | Editor: Fadhila Amalia
Zulfadli/TribunPalu.com
PELATIHAN TEKNIS BUDIDAYA - PT Sumberdaya Indonesia Berjaya (SIB) menggelar pelatihan teknis budidaya Kelapa Sawit dalam meningkatkan kapasitas 70 petani sawit asal Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah. Pelatihan tersebut berlangsung di Swiss-Belhotel Palu, Jl Malonda, Kelurahan Silae, Kecamatan Ulujadi, Kota Palu, Senin (28/7/2025). 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Zulfadli

TRIBUNPALU.COM, PALU – PT Sumberdaya Indonesia Berjaya (SIB) menggelar pelatihan teknis budidaya Kelapa Sawit dalam meningkatkan kapasitas 70 petani sawit asal Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah.

Pelatihan tersebut berlangsung di Swiss-Belhotel Palu, Jl Malonda, Kelurahan Silae, Kecamatan Ulujadi, Kota Palu, Senin (28/7/2025).

Agenda itu akan dilaksanakan hingga 1 Agustus 2025, sebagai bagian dari program Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Perkebunan Kelapa Sawit (PKS) yang bekerja sama dengan Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) dan Direktorat Jenderal Perkebunan.

Pantauan TribunPalu.com, kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Sulawesi Tengah, Rohani Mastura, dengan prosesi pemukulan gong.

Direktur PT SIB, Andi Yusuf Akbar, mengatakan pelatihan ini fokus pada peningkatan kompetensi teknis budidaya kelapa sawit bagi para petani.

“Kegiatan ini sangat penting. Ini adalah pelatihan teknis budidaya yang kami selenggarakan bekerja sama dengan BPDPKS,” ujar Andi Yusuf kepada TribunPalu.com.

Menurutnya, pelatihan ini bertujuan menjaga keberlanjutan komoditas kelapa sawit yang selama ini menjadi salah satu penyumbang devisa nasional dan menopang ekonomi masyarakat.

Andi Yusuf menjelaskan, materi yang diberikan dalam pelatihan mencakup berbagai aspek teknis budidaya kelapa sawit, mulai dari tata cara penanaman yang benar hingga pentingnya penggunaan benih bersertifikat.

“Masih banyak benih tidak bersertifikat yang beredar, dan itu tentu berdampak pada kualitas tanaman dan hasil produksinya,” tuturnya.

Selain itu, peserta juga akan dibekali prinsip Good Agricultural Practices (GAP), teknik pemeliharaan tanaman, serta cara mengidentifikasi dan mengendalikan hama dan penyakit.

“Masalah-masalah yang sering dihadapi di lapangan akan dibahas secara tuntas, sekaligus diberikan solusi teknisnya, termasuk bagaimana meningkatkan produktivitas tanaman,” jelasnya.

Sebagai bagian dari rangkaian pelatihan, peserta akan melakukan kunjungan lapangan ke PT Unggul di Baras, Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat.

“Di sana, para peserta akan melihat langsung penerapan prinsip-prinsip budidaya sawit yang berwawasan lingkungan,” ujarnya.

Terkait target peserta, Andi menjelaskan bahwa peserta telah ditentukan melalui rekomendasi teknis dari Direktorat Jenderal Perkebunan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved