Selasa, 21 April 2026

Sulteng Hari Ini

23.768 Pengajuan Masuk Lewat SEHATI, 19.108 Warga Sulteng Kini Dijamin Kesehatannya

Dari jumlah itu, sebanyak 19.108 peserta telah berhasil dijamin kepesertaannya dan sisanya masih terkendala alasan administratif.

Penulis: Supriyanto | Editor: Regina Goldie
HANDOVER / BIRO ADPIM PEMPROV SULTENG
SEHATI SULTENG - Sesuai data terakhir SEHATI (  Sistem Elektronik Jaminan Kesehatan Terintegrasi ), hingga 30 Juli 2025, sebanyak 23.768 pengajuan pelayanan sudah diproses lewat sistem.  

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Supriyanto Ucok

TRIBUNPALU.COM - Sesuai data terakhir SEHATI (  Sistem Elektronik Jaminan Kesehatan Terintegrasi ), hingga 30 Juli 2025, sebanyak 23.768 pengajuan pelayanan sudah diproses lewat sistem. 

Dari jumlah itu, sebanyak 19.108 peserta telah berhasil dijamin kepesertaannya dan sisanya masih terkendala alasan administratif.

Pemerintah Sulawesi Tengah membangun sistem SEHATI atau Sistem Elektronik Jaminan Kesehatan Terintegrasi untuk menjangkau ribuan warga Sulawesi Tengah belum terjamin kesehatannya.

SEHATI sebagai fondasi utama BERANI Sehat, diharapkan dapat mewujudkan pelayanan yang cepat dan tepat kepada para penerima manfaat yang berhak.

Program BERANI Sehat yang diluncurkan pada momentum HUT ke-61 Provinsi Sulteng adalah pilar kesejahteraan yang menghadirkan layanan kesehatan gratis bagi warga Sulteng. 

Dengan peruntukan program, warga yang belum memiliki jaminan BPJS Kesehatan atau kepesertaan nonaktif karena tak mampu lagi membayar iuran bulanan.

Baca juga: Warga Sulteng Kini Bisa Daftar BERANI Sehat Secara Online Lewat SEHATI

“Jangan sampai ada masyarakat yang merintih kesakitan, tidak bisa berobat karena tidak punya uang,” tegas Wagub Reny Lamadjido bahwa tak ada lagi warga Sulteng yang terhalang akses kesehatan karena kesulitan finansial.

Demikian penegasan sang ‘Gubernur Kesehatan’ dalam Forum Koordinasi BERANI Sehat di Hotel Sutan Raja, Jumat (1/8/2025) yang dihadiri langsung Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin.

Peserta forum meliputi para kepala rumah sakit, kepala puskesmas, tenaga kesehatan, perwakilan dinas sosial, dinas kesehatan, dinas kependudukan dan catatan sipil serta operator SEHATI se Sulteng.

“Tidak menunggu lama langsung bisa masuk BERANI Sehat lewat SEHATI,” ujarnya memastikan keunggulan sistem yang mengintegrasikan data lintas sektor dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, faskes dan BPJS Kesehatan.

Wagub juga menuturkan bahwa pengelolaan dana APBD untuk program BERANI Sehat sangat mengutamakan kehati-hatian dengan prinsip-prinsip akuntabilitas dan transparansi.

“Kami sangat hati-hati dalam mengelola BERANI Sehat,” terangnya, menuturkan program ini dikawal penuh BPK yang mengauditnya.

Baca juga: Pemprov Sulteng Luncurkan SEHATI, Sistem Baru untuk Jaminan Kesehatan Gratis

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved