Rabu, 15 April 2026

Peresmian Operasi Jantung di Palu

Menkes Puji Program Berani Sehat, Sebut Sulteng Jadi Contoh Nasional

Menkes menyebut program Berani Sehat sebagai salah satu inovasi daerah yang layak menjadi contoh nasional.

|
Penulis: Zulfadli | Editor: Fadhila Amalia
Zulfadli/TribunPalu.com
PERESMIAN OPERASI JANTUNG - Menteri Kesehatan Republik Indonesia Budi Gunadi Sadikin memberikan apresiasi tinggi kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah atas komitmennya dalam menjamin layanan kesehatan yang setara bagi seluruh masyarakat. 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Zulfadli

TRIBUNPALU.COM, PALU – Menteri Kesehatan Republik Indonesia Budi Gunadi Sadikin memberikan apresiasi tinggi kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah atas komitmennya dalam menjamin layanan kesehatan yang setara bagi seluruh masyarakat.

Dalam kunjungan kerjanya ke Palu, Jumat (1/8/2025), Menkes menyebut program BERANI Sehat sebagai salah satu inovasi daerah yang layak menjadi contoh nasional.

Baca juga: Menkes Puji Program Berani Sehat, Sebut Sulteng Jadi Contoh Nasional

“Saya ucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Bapak Gubernur dan seluruh masyarakat Sulawesi Tengah. Program Berani Sehat ini adalah bentuk keberanian dan keberpihakan nyata dalam menjamin hak kesehatan seluruh rakyat. BERANI artinya Bersama Anwar Reny, masyarakat Sulteng semua Sehat,” ujar Budi Gunadi Sadikin.

Program Berani Sehat merupakan terobosan Pemprov Sulteng yang memberikan jaminan kesehatan daerah berbasis Nomor Induk Kependudukan (NIK) bagi warga yang belum tercover Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). 

Kebijakan ini, menurut Menkes, membuka akses kesehatan yang lebih luas, terutama bagi warga yang tersisih dari sistem akibat kendala administrasi, status kependudukan, maupun kemiskinan ekstrem.

Menkes menilai pendekatan seperti yang dilakukan Sulteng sangat penting untuk mewujudkan misi Universal Health Coverage hingga ke tingkat akar rumput.

“Masih banyak warga yang belum terdaftar di JKN bukan karena tidak mau, tetapi karena sistem tidak menjangkau mereka. Provinsi Sulawesi Tengah memilih tidak menunggu, langsung bertindak, dan ini membanggakan,” tegasnya.

Selain memuji kebijakan jaminan daerah, Budi juga mengapresiasi pengembangan layanan bedah jantung terbuka di RSUD Undata Palu. 

Baca juga: Gempa Dahsyat Kamchatka Jadi Pelajaran, Mutmainah Dorong Palu Perkuat Kesiapsiagaan Bencana

Menurutnya, langkah tersebut sangat strategis dan akan menyelamatkan banyak nyawa.

Layanan itu melibatkan tim dokter spesialis dari RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita Jakarta serta RSUP Dr Wahidin Sudirohusodo Makassar, yang memberikan supervisi dan dukungan teknis langsung.

“Ini luar biasa. Dengan layanan ini, warga Sulawesi Tengah tidak perlu jauh-jauh ke Jakarta atau Makassar. Kalau tindakan kateterisasi saja bisa menyelamatkan 1.500 nyawa, bayangkan kalau operasi jantung terbuka bisa rutin dilakukan di sini,” ucapnya.

Menkes juga menyoroti pentingnya deteksi dini penyakit kardiovaskular. Ia mengapresiasi program “Cek Kesehatan Ratusan” yang digagas Pemprov Sulteng, karena mendorong masyarakat melakukan pemeriksaan tekanan darah, gula darah, dan kolesterol secara berkala.

Baca juga: Wagub Reny Lamadjido Tinjau Persiapan Operasi Jantung Terbuka di RSUD Undata Palu

“Pencegahan lebih murah dan lebih menyelamatkan dibanding pengobatan. Program ini harus terus dilanjutkan,” pungkasnya.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved