Morowali Hari Ini
Pertama di Morowali, Turnamen Sepak Bola Wanita Resmi Digelar di Bahoruru
Pertandingan dibuka langsung oleh Wakil Bupati Morowali, Iriane Iliyas.
TRIBUNPALU.COM - Askab PSSI Kabupaten Morowali resmi adakan Turnamen Sepak Bola Wanita (TSBW) untuk pertama kali.
Kegiatan ini digelar di Lapangan Sepak Bola Desa Bahoruru, Kecamatan Bungku Tengah, Morowali, Sulawesi Tengah.
Pertandingan dibuka langsung oleh Wakil Bupati Morowali, Iriane Iliyas.
Kompetisi akan berlangsung selama beberapa pekan dan melibatkan 19 klub sepak bola wanita dari berbagai kecamatan di Morowali.
Hadir dalam acara pembukaan sejumlah tokoh penting daerah, seperti Ketua Askab PSSI Gafar Hilal, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Muhammad Amin, serta Sekretaris Umum KONI Morowali Machsyar Mahdin.
Baca juga: Bupati Tolitoli: Festival Seni Harus Jadi Ruang Edukasi dan Inovasi Generasi Muda
Ketiganya menyatakan dukungan penuh terhadap terselenggaranya turnamen ini sebagai bagian dari pembangunan olahraga sepak bola wanita di daerah.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Iriane Iliyas menyampaikan rasa bangga atas digelarnya turnamen yang ia nilai sebagai momentum penting kebangkitan sepak bola wanita di Morowali.
Pemerintah Morowali akan berkomitmen memberikan dukungan, termasuk dalam bentuk anggaran pembinaan.
“Sepak bola bukan hanya milik laki-laki. Perempuan juga memiliki hak yang sama untuk berkarya dan berprestasi. Turnamen ini menjadi pintu awal menuju ruang tersebut, dan pemerintah daerah akan terus mendorong pengembangannya,” ujar Iriane Iliyas.
Ketua Askab PSSI Morowali, Gafar Hilal, menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan amanah dari PSSI pusat dan Asprov Sulawesi Tengah, serta telah masuk dalam kalender resmi asosiasi.
Baca juga: Anwar Hafid: Kalau 1.500 Anak Daerah Diterima, Job Fair Saya Dukung Setiap Bulan
Ia menyebut, meski awalnya hanya dirancang sebagai ajang sosialisasi, animo masyarakat ternyata sangat tinggi. Sebanyak 19 klub wanita dari berbagai wilayah mendaftar, menunjukkan meningkatnya minat perempuan terhadap sepak bola.
Lebih lanjut, Gafar menekankan pentingnya menjadikan turnamen ini sebagai titik awal pembinaan jangka panjang.
“Sepak bola wanita bukan sekadar pelengkap. Ini adalah potensi prestasi yang perlu dikelola secara serius,” ujarnya.
Sebagai legislator dari Partai Nasdem, Gafar juga menegaskan bahwa dengan dimulainya pertandingan perdana, sepak bola wanita di Morowali telah memasuki fase baru.
Turnamen ini bukan sekadar hiburan, melainkan wujud nyata dari keseriusan dalam membangun masa depan sepak bola perempuan.
“Kegiatan ini adalah tonggak awal. Dari desa kecil Bahoruru, kita memulai perjalanan besar bagi sepak bola wanita Morowali. Ini bukan soal euforia, tapi tentang memberi ruang dan peluang bagi perempuan untuk tampil dan bersaing,” tutupnya. (*)
| Keterbatasan SDM hingga Anggaran Jadi Tantangan DP3AP2KB Morowali |
|
|---|
| DP3AP2KB Morowali Akui Program Belum Jangkau Seluruh Kecamatan, Terkendala Anggaran |
|
|---|
| DP3AP2KB Morowali Tancap Gas Bangun Sistem Perlindungan Perempuan dan Anak |
|
|---|
| Kadis DP3AP2KB Morowali Bangun Fondasi Perlindungan Perempuan dan Anak |
|
|---|
| Peringati Hari Lahir Pancasila, Pemkab Morowali Tegaskan Pentingnya Jaga Persatuan Bangsa |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/527474665_17994452936810880_5139123853670340131_njpg.jpg)