Jumat, 22 Mei 2026

Palu Hari Ini

Anggota DPRD Sulteng Kritik Program Bus Trans Palu, Sebut ASN Jadi Korban Kebijakan

Ia meminta Pemerintah Kota Palu segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap program tersebut.

Tayang:
Penulis: Robit Silmi | Editor: Regina Goldie
HANDOVER
Bus Trans Palu - Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, Marselinus, menyoroti program Bus Trans Palu yang disebut menelan biaya operasional hingga Rp1,8 miliar per bulan. 

Bus Trans Palu dikelola oleh Dinas Perhubungan Kota Palu melalui skema Buy The Service (BTS) yang melibatkan PT Bagong Transport.

Baca juga: Sekjen Minta Demokrat Sulteng All Out Kawal Pemerintahan Anwar Hafid dan Presiden Prabowo

Pemkot Palu diketahui telah mengeluarkan berbagai kebijakan untuk mendorong penggunaan bus tersebut.

Di antaranya adalah penambahan rute hingga ke perbatasan Kabupaten Sigi, penambahan rute ke kawasan Universitas Tadulako, dan kewajiban ASN naik bus minimal dua kali seminggu.

Jumlah armada Bus Trans Palu saat ini antara 24 hingga 28 unit.

Sebelumnya, DPRD Kota Palu melalui Komisi C telah menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Dinas Perhubungan, Selasa (5/8/2025).

Baca juga: Sekjen DPP Demokrat Sampaikan Kader Untuk Dukung Program 9 Berani Gubernur Sulteng

Dalam RDP tersebut, DPRD menyoroti beban anggaran yang dikeluarkan untuk Bus Trans Palu dan meminta agar operasionalnya dikaji ulang.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Palu, Trisno Yunianto, menyatakan akan melakukan evaluasi terhadap program tersebut.

Ia juga menyebut Komisi C DPRD Kota Palu meminta agar layanan Bus Trans Palu kembali digratiskan untuk masyarakat. (*)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved