BPJS Kesehatan
Kisah Dewi Sebut JKN Menjadi Penyelamat Saat Menderita Saraf Terjepit
Berkat keanggotaan aktif dalam Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), seorang ibu berusia 70 tahun di Kabupaten Pasangkayu
TRIBUNPALU.COM - Berkat keanggotaan aktif dalam Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), seorang ibu berusia 70 tahun di Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat, berhasil menjalani pengobatan saraf terjepit tanpa menanggung biaya sepeser pun.
Putri seorang ibu bernama Dewi menceritakan perjalanan panjang ibunya dalam menghadapi penyakit tersebut.
Menurut Dewi (36), putrinya, sang ibu awalnya mengeluhkan nyeri punggung dan kaki yang dianggap biasa.
Namun, kondisi itu memburuk hingga mengganggu aktivitas sehari-hari.
“Tapi lama-lama keluhan itu semakin parah. Ibu sering merasa kesemutan, sulit berdiri lama, dan jadi jarang beraktivitas seperti biasanya,” ungkap Dewi saat ditemui pada Rabu (28/5/2025).
Sebelumnya, ibunya adalah sosok yang aktif di rumah.
Ia terbiasa mengurus pekerjaan rumah tangga, memasak, dan sesekali membantu merawat cucu.
Namun, sejak sakit, ibunya menjadi lebih sering berbaring karena rasa sakit yang semakin mengganggu.
“Kalau ibu dipaksakan untuk beraktivitas, justru sakitnya semakin menjadi. Kami sempat khawatir, apalagi mengingat usia ibu yang sudah lanjut. Tapi yang paling kami takutkan adalah biaya pengobatan. Kami sempat berpikir, bagaimana jika pengobatannya mahal dan kami tidak sanggup membayar?” kata Dewi.
Baca juga: Rawat Nenek Hipertensi, Arya Rasakan Manfaat Nyata Program JKN
Rasa khawatir tersebut perlahan mulai berkurang ketika Dewi mengingatkan keluarganya bahwa sang ibu adalah peserta aktif JKN.
Dengan dukungan BPJS Kesehatan, Dewi memutuskan untuk membawa ibunya berobat ke Puskesmas di Pasangkayu, Sulawesi Barat.
“Alhamdulillah, kami ingat bahwa ibu terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan. Kami langsung membawanya ke Puskesmas yang terdekat. Di sana ibu mendapatkan pemeriksaan awal, kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Samaritan Palu untuk penanganan yang lebih lanjut,” jelas Dewi.
Di Rumah Sakit Samaritan Palu, ibunya menjalani serangkaian pemeriksaan, mulai dari konsultasi dengan dokter spesialis saraf hingga pemeriksaan MRI.
Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa ibunya mengalami gangguan saraf terjepit yang memerlukan terapi dan pemantauan secara berkala.
“Semua layanan yang ibu dapatkan berjalan dengan baik. Petugas rumah sakit melayani dengan ramah dan profesional, meskipun kami menggunakan BPJS Kesehatan. Saya pikir kami akan mendapatkan pelayanan yang terbatas, ternyata tidak. Saya sangat bersyukur karena seluruh biaya pengobatan ibu ditanggung oleh BPJS Kesehatan. Kami tidak mengeluarkan biaya apapun,” ujar Dewi.
Dewi juga mengungkapkan bahwa selama masa perawatan, ibunya menerima terapi rutin yang membantu memperbaiki kondisinya secara perlahan.
Kini, ibunya sudah mulai membaik, dapat berjalan tanpa bantuan, dan secara bertahap kembali melakukan aktivitas sederhana di rumah.
“Sekarang ibu saya sudah mulai bisa jalan pelan-pelan, sudah mulai masak dan menyapu lagi meski tidak seperti dulu. Saya benar-benar merasa lega. Tanpa BPJS Kesehatan, mungkin saya dan keluarga tidak akan mampu membiayai pengobatan ibu,” kata Dewi.
Dewi berharap masyarakat lainnya tidak ragu untuk memanfaatkan Program JKN, khususnya layanan BPJS Kesehatan yang kini semakin mudah diakses.
Baca juga: Pengalaman Febriyanti, Terbantu Mobile JKN Saat Antre Berobat Tipus
Ia juga mengajak masyarakat yang belum menjadi peserta untuk segera mendaftar agar terlindungi ketika sakit datang tanpa diduga.
“Jangan tunggu sakit dulu baru ikut BPJS Kesehatan. Pengalaman ibu saya membuktikan bahwa program ini sangat bermanfaat. Kalau tidak ada BPJS, mungkin ibu saya sudah menyerah karena biaya pengobatan yang tinggi. Sekarang ibu saya bisa tetap kontrol dan semangat untuk sembuh. Kesehatan itu mahal, tapi dengan BPJS Kesehatan, beban kami jadi jauh lebih ringan,” pesannya. (tm/aq)(*)
BPJS Kesehatan Goes to Campus, Edukasi Mahasiswa FKM Untad tentang Pentingnya JKN |
![]() |
---|
Telekolekting Bantu Peserta JKN Bayar Iuran Tepat Waktu |
![]() |
---|
BPJS Kesehatan Sebut Layanan JKN Searah Dengan Program Pemprov Sulteng Berani Sehat |
![]() |
---|
Jawab Keluhan Masyarakat, BPJS Kesehatan Gelar Edukasi Langsung Soal Prosedur Rujukan |
![]() |
---|
BPJS Kesehatan Dekatkan Layanan ke Masyarakat Lewat Layanan Keliling di Area CFD Palu |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.