Sabtu, 18 April 2026

Palu Hari Ini

Rahmawati Romy Sandi Agung Resmi Jabat Ketua DWP Kota Palu

Acara Sertijab berlangsung khidmat dengan dihadiri jajaran pengurus DWP Kota Palu, para istri ASN, serta perwakilan perangkat daerah.

Penulis: Robit Silmi | Editor: Fadhila Amalia
Humas Pemkot Palu
DHARMA WANITA PERSATUAN KOTA PALU - Rahmawati Romy Sandi Agung resmi menjabat sebagai Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Palu periode 2024–2029, menggantikan Novayanti Imran yang telah menyelesaikan masa tugasnya untuk periode 2019–2024. 

Tanggal Pendirian: Organisasi ini didirikan pada 5 Agustus 1974 dengan nama Dharma Wanita. 

Pendiriannya diprakarsai oleh Ibu Negara saat itu, Ibu Tien Soeharto, dan diketuai oleh Ketua Dewan Pembina KORPRI, Amir Machmud.

Keanggotaan: Pada masa ini, keanggotaan Dharma Wanita mencakup istri Pegawai Negeri Sipil, anggota ABRI yang dikaryakan, dan pegawai BUMN.

Sifat Organisasi: Dharma Wanita pada masa ini sangat erat kaitannya dengan pemerintah dan dianggap sebagai bagian dari struktur kekuasaan Orde Baru.

Masa Reformasi (1998-sekarang)

Pada era Reformasi tahun 1998, terjadi perubahan besar dalam tatanan politik dan sosial di Indonesia, termasuk bagi Dharma Wanita. 

Organisasi ini memutuskan untuk melakukan reformasi internal dan melepaskan diri dari pengaruh politik pemerintah.

Perubahan mendasar ini dikukuhkan melalui Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) pada 6-7 Desember 1999. Beberapa hasil penting dari Munaslub tersebut adalah:

Perubahan Nama: Nama organisasi berubah dari "Dharma Wanita" menjadi "Dharma Wanita Persatuan" (DWP).

Penambahan kata "Persatuan" disesuaikan dengan nama Kabinet Persatuan Nasional pada masa pemerintahan Presiden Abdurrahman Wahid.

Perubahan Anggota: Istilah "Istri Pegawai Republik Indonesia" diganti menjadi "Istri Pegawai Negeri Sipil Republik Indonesia" (Istri ASN).

Organisasi Non-Politik: DWP menegaskan diri sebagai organisasi sosial kemasyarakatan yang bersifat non-partisan, independen, dan demokratis. 

Tujuannya berfokus pada bidang pendidikan, ekonomi, dan sosial budaya.

Dengan perubahan ini, DWP bertransformasi menjadi organisasi yang mandiri, tidak lagi menjadi alat politik pemerintah, dan lebih berorientasi pada pemberdayaan anggotanya serta kontribusi positif bagi masyarakat.(*)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved