Kapolri Baru Resmi Dilantik, Novel Baswedan Minta Pelaku Segera Ditangkap
Novel Baswedan mengungkapkan harapannya agar pelaku penyiraman air keras terhadap dirinya dapat segera ditangkap.
TRIBUNPALU.COM - Kasus Novel Baswedan kembali menjadi perhatian seiring dengan dilantiknya Jenderal Idham Azis sebagai Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), Jumat (1/11/2019).
Sejak penyerangan yang terjadi pada April 2017 itu, hingga 2019 ini belum ditemukan titik terang mengenai kasus tersebut.
Padahal sudah ada tiga tim yang dibentuk secara khusus untuk mengungkap kasus yang menimpa penyidik senior KPK itu.
Dilantiknya Kapolri baru pun seperti membuka secercah harapan untuk dapat segera mengungkap kasus yang telah terjadi dua setengah tahun lalu itu.
• Pelaku Penyiraman Air Keras terhadap Penyidik KPK Novel Baswedan Tak Kunjung Ditemukan
Dilansir dari tayangan pada kanal Youtube Kompas TV yang diunggah pada Sabtu (2/11/2019), Novel Baswedan mengungkapkan harapannya agar Kapolri yang baru dapat segera mengungkap kasus yang menimpa dirinya itu.
Novel juga mengatakan bahwa saat ini yang menjadi fokusnya bukanlah mengenai perkembangan kasus ataupun motif penyiraman air keras yang menimpa dirinya.
Menurutnya setelah dua setengah tahun berjalan, yang lebih penting adalah dapat segera menangkap pelaku lapangan.
"Bagi saya setelah dua setengah tahun, kita sudah bukan bicara tentang perkembangan lagi. Kita sedang bertanya, mengapa tidak segera ditangkap? Fokusnya adalah kapan (pelaku) ditangkap," ungkap Novel.
• Jadi Calon Tunggal Kapolri Gantikan Tito Karnavian, Idham Azis Janji Ungkap Kasus Novel Baswedan
• Jenderal (Pol) Idham Azis Resmi Dilantik Jadi Kapolri Baru Gantikan Tito Karnavian
Novel juga menambahkan untuk tidak membicarakan mengenai motif terlebih dulu karena akan menimbulkan perdebatan.
Novel berpendapat apabila pelaku lapangan telah ditangkap, nantinya dapat dilakukan pemeriksaan untuk mengetahui motif dari penyerangan tersebut.
Ketua KPK, Agus Rahardjo juga turut menyampaikan harapannya kepada Jenderal Idham Azis selaku Kapolri yang baru.
Agus optimis dengan rekam jejak Idham yang telah ikut menangani kasus Novel sejak lama dapat mengungkap kasus tersebut.
"Beliau menangani (kasus Novel Baswedan) mulai dari (saat menjabat sebagai) Kapolda, kemudian Kabareskrim, mudah-mudahan hasilnya sebentar lagi bisa diterima. Kami optimis," ujar Agus.
• Idham Azis Dilantik Jadi Kapolri, Joko Widodo Minta Kasus Novel Baswedan Tuntas dalam Satu Bulan
• 5 Fakta Investigasi TGPF Kasus Penyiraman Air Keras Novel Baswedan, Diduga Ada Motif Politik
Presiden Joko Widodo mengatakan telah memberikan batas waktu hinggal awal Desember 2019 kepada Kapolri baru untuk menuntaskan kasus penyiraman air keras yang menimpa Novel Baswedan.
Pernyataan itu disampaikan Jokowi saat menggelar pertemuan dengan wartawan kepresidenan di Istana Merdeka pada Jumat (1/11/2019).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/novel-baswedan-kpk.jpg)