Fenomena Alam
Daftar Fenomena Langit Desember 2025, Ada Supermoon hingga Solstis
Peristiwa astronomi itu bahkan terjadi secara berurutan sepanjang Desember 2025.
Intensitasnya tergolong kecil namun tetap menarik untuk disaksikan.
Bulan Dekat Jupiter - 7 Desember 2025
Minggu (7/12/2025), bulan akan tampak berada dekat dengan Jupiter di rasi Gemini.
Jaraknya kurang dari 4 derajat, sehingga keduanya bisa terlihat berdekatan di langit.
Hujan Meteor Puppid–Velid & Monocerotid – 7 & 9 Desember 2025
7 Desember 2025, terbentuk dari dua rasi di belahan langit selatan, yaitu Puppis dan Vela.
Posisi Indonesia yang berada di sekitar khatulistiwa memberi peluang pengamatan lebih baik terhadap hujan meteor ini.
Dua hari setelah itu, tepatnya 9 Desember 2025, terjadi hujan meteor Monocerotid.
Fenomena ini berasal dari rasi Monoceros dan dikenal memiliki aktivitas yang sulit diprediksi, kadang menghasilkan semburan meteor yang kuat dalam waktu singkat.
Puncak Hujan Meteor Geminid - 14 Desember 2025
Mulai dari Sabtu (13/12/2025) sampai dengan Minggu (14/12/2025), hujan meteor Geminid diperkirakan mencapai puncaknya dengan hingga 150 meteor per jam.
Kondisi Bulan yang hanya menerangi sebagian kecil langit membuat meteor lebih mudah terlihat.
Hujan Meteor Comae Berenicid & Leonis Minorid - 16 & 20 Desember 2025
Comae Berenicid memuncak pada 16 Desember 2025 dan berasal dari rasi Coma Berenices.
Hujan meteor ini memiliki intensitas lemah sehingga membutuhkan kondisi langit sangat gelap serta ketelatenan dalam pengamatan.
| Jadwal dan Lokasi untuk Lihat Gerhana Matahari Cincin 17 Februari 2026 |
|
|---|
| Jadwal Gerhana Matahari dan Bulan 2026, Satu Bisa Terlihat dari Indonesia |
|
|---|
| Nanti Malam, Puncak Hujan Meteor Perseids Bisa Disaksikan dengan Mata Telanjang di Langit Indonesia |
|
|---|
| Catat Jam dan Tempat Terbaik untuk Lihat Hujan Meteor Lyrids Malam Ini di Langit Indonesia |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/supermoon.jpg)