Fenomena Alam
Daftar Fenomena Langit Desember 2025, Ada Supermoon hingga Solstis
Peristiwa astronomi itu bahkan terjadi secara berurutan sepanjang Desember 2025.
Kemudian pada 20 Desember terjadi hujan meteor Leonis Minorid.
Berasal dari rasi Leo Minor, hujan meteor ini termasuk intensitas rendah namun menjadi penanda mendekatnya solstis, sehingga langit malam perlu benar-benar bebas dari cahaya buatan untuk pengamatan optimal.
Baca juga: Hanya Terjadi 20 Tahun Sekali, Fenomena Strawberry Moon Bakal Terlihat di Indonesia
Solstis (Titik Balik Matahari) – 21 Desember 2025
Solstis terjadi pada 21 Desember 2025 ketika Matahari berada pada posisi paling selatan.
Momen ini menandai awal musim dingin astronomis di belahan Bumi utara dan awal musim panas di belahan selatan, yang sekaligus memengaruhi lama waktu siang dan malam.
Hujan Meteor Ursid – 22 Desember 2025
Ursid menjadi hujan meteor penutup bulan ini. Puncaknya 22 Desember 2025.
Berasal dari rasi Ursa Minor, fenomena ini paling baik dilihat dari belahan utara.
Wilayah Indonesia bagian utara masih berpeluang mengamati sebagian aktivitas hujan meteor tersebut.(*)
| Jadwal dan Lokasi untuk Lihat Gerhana Matahari Cincin 17 Februari 2026 |
|
|---|
| Jadwal Gerhana Matahari dan Bulan 2026, Satu Bisa Terlihat dari Indonesia |
|
|---|
| Nanti Malam, Puncak Hujan Meteor Perseids Bisa Disaksikan dengan Mata Telanjang di Langit Indonesia |
|
|---|
| Catat Jam dan Tempat Terbaik untuk Lihat Hujan Meteor Lyrids Malam Ini di Langit Indonesia |
|
|---|
