Timothy Ronald dan Kalimasada Diduga Terlibat Pencucian Uang dalam Kasus Penipuan Trading Kripto
Selanjutnya, Jajang menambahkan bahwa pihaknya menduga terlapor tidak memiliki kualifikasi atau sertifikasi yang memadai.
Kasus ini juga dinilai telah menimbulkan dampak sosial yang luas.
Banyak korban yang sampai menjual aset, terlilit utang, bahkan rumah tangganya hancur karena tergiur janji kaya instan.
Baca juga: Ini Daftar Rute Bus Trans Palu, Pemerintah Siapkan 30 Halte Baru
Cara untuk Terhindar dari Fenomena Jualan Kelas Investasi
Fenomena jualan kelas investasi sering kali menggunakan taktik psikologis yang sangat rapi untuk menjaring korban.
Cara utama untuk menghindarinya adalah dengan menyadari bahwa sebagian besar penjual kelas tersebut sebenarnya mendapatkan kekayaan bukan dari hasil trading atau investasi mereka sendiri, melainkan dari biaya pendaftaran yang Anda bayar.
Mereka menciptakan citra kesuksesan palsu melalui gaya hidup mewah atau flexing di media sosial untuk memancing rasa iri dan keinginan untuk mencapai posisi sama secara instan.
Penting juga untuk memahami bahwa materi yang mereka jual sering kali hanyalah informasi dasar yang sebenarnya bisa Anda dapatkan secara gratis di internet atau melalui buku-buku literatur resmi.
Jika kurikulum yang ditawarkan hanya berputar pada teknik "rahasia" atau indikator "ajaib" yang diklaim selalu akurat, hampir bisa dipastikan itu adalah penipuan.
Trader profesional sebenarnya selalu menekankan pada manajemen risiko dan pengendalian emosi, bukan pada cara cepat kaya tanpa usaha.
Baca juga: IHSG Menguat, Pasar Saham Tercatat Transaksi Rp33,34 Triliun
Terakhir, tribunners perlu membedakan antara edukasi murni dan layanan pemberian sinyal atau pengelolaan dana.
Banyak penjual kelas yang melampaui batas dengan memberikan arahan spesifik untuk membeli atau menjual aset tertentu, atau bahkan menawarkan jasa titip dana.
Sebelum mengeluarkan uang, selalu tanyakan pada diri sendiri apakah penawaran tersebut masuk akal secara logika, karena dalam dunia keuangan, sesuatu yang terlihat terlalu indah untuk menjadi kenyataan biasanya memang bukan kenyataan. (*)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/Timothy-Ronald045.jpg)