Minggu, 26 April 2026

Beredar Isu Harga BBM Naik Per 1 April 2026, Ini Penjelasan Pertamina

PT Pertamina (Persero) membantah data yang beredar mengenai proyeksi kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) per 1 April 2026.

|
Editor: Lisna Ali
TribunJabar/Nappisah
HARGA BBM PERTAMINA- Papan informasi di SPBU 34.40322 Jalan Raya Majalaya - Rancaekek No 182, Kabupaten Bandung, Rabu (4/1/2023). - Bereda Isu Harga BBM Naik Per 1 April 2026, Ini Penjelasan Pertamina. 

TRIBUNPALU.COM - PT Pertamina (Persero) membantah data yang beredar mengenai proyeksi kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) per 1 April 2026.

Sebelumnya beredar di media sosial seperti X, TikTok, dan Instagram, isu Harga BBM non-subsidi seperti Pertamax dan Dex Series diprediksi akan mengalami kenaikan.

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron, menegaskan bahwa data tersebut tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Hingga saat ini, pihak Pertamina belum mengeluarkan pengumuman resmi terkait penyesuaian harga BBM untuk periode April 2026.

“Informasi proyeksi kenaikan Harga BBM yang beredar tidak dapat dipertanggungjawabkan, hingga saat ini belum ada pengumuman resmi  mengenai harga per 1 April 2026,” ungkap dia, Senin (30/03/2026).

Baron mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya oleh spekulasi harga yang berkembang liar di ruang digital.

Baca juga: Target Rp61 Miliar Beasiswa Berani Cerdas Semester Genap, 18.259 Mahasiswa Jadi Penerima

Segala bentuk perubahan harga yang valid hanya akan dipublikasikan melalui saluran resmi perusahaan di situs www.pertamina.com.

“Pada dasarnya, Pertamina mendukung imbauan Pemerintah untuk menggunakan energi secara bijak,” tutupnya. 

Klarifikasi ini diharapkan dapat meredam keresahan publik yang sempat khawatir akan dampak kenaikan harga energi secara mendadak.

Tanggapan Bahlil

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, memberikan sinyal mengenai arah kebijakan Harga BBM subsidi menyusul lonjakan harga minyak dunia yang menembus 115 dolar AS per barel.

Bahlil menegaskan bahwa Presiden Prabowo Subianto sangat mempertimbangkan kondisi ekonomi masyarakat kelas bawah sebelum mengambil keputusan.

Pernyataan ini disampaikan Bahlil saat mendampingi Presiden Prabowo Subianto dalam agenda kenegaraan di Tokyo, Jepang, Senin (30/3/2026).

Jawaban ini sekaligus merespons isu yang beredar menyebut Harga BBM akan naik per 1 April 2026.

Bahlil meminta publik untuk memercayakan keputusan tersebut kepada Presiden Prabowo selaku kepala negara.

Dia meyakini Eks Danjen Kopassus itu punya hari untuk memperhatikan nasib rakyat kecil.

Sumber: Kontan
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved