Rabu, 20 Mei 2026

Andi Angga Prasadewa, Relawan Asal Makassar Ditangkap Pasukan Israel

Mereka ditangkap saat membawa bantuan kemanusiaan ke Jalur Gaza dan ikut rombongan mada kapal Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0.

Tayang:
Editor: mahyuddin
Handover
WNI DITANGKAP ISRAEL - Pasukan zionis Israel menangkap 9 Warga Negara Indonesia (WNI) di dekat Siprus, Mediterania Timur, Senin (18/5/2026). Satu di antaranya adalah Andi Angga Prasadewa, asal Makassar, Sulawesi Selatan. 

Media Republika mengonfirmasi keberadaan dua jurnalis mereka dalam misi tersebut, dan menyatakan bahwa intersepsi ini sebagai pelanggaran serius terhadap hukum internasional.

Media Tempo juga mengonfirmasi bahwa jurnalisnya adalah salah satu dari sembilan WNI yang terdampak intersepsi Israel.

Pemerintah Indonesia kini tengah berkoordinasi dengan KBRI di Ankara, Cairo, dan Amman guna menyiapkan langkah perlindungan dan percepatan pemulangan para relawan.

Kemenlu menyebut situasi di lapangan masih dinamis dan terus berkembang.

Baca juga: Terdampak Pemindahan Peti Kemas, Kartini Akbar Soroti Nasib 311 Buruh Pelabuhan Luwuk

Pemerintah Indonesia juga mendesak agar seluruh kapal dan awak segera dibebaskan.

"Kami mendesak Pemerintah Israel untuk segera melepaskan seluruh kapal dan awak misi kemanusiaan internasional yang ditahan," kata Juru Bicara Kemenlu, Yvonne Mewengkang.

Pimpinan Redaksi Republika, Andi Muhyiddin menegaskan keselamatan mereka menjadi perhatian serius.

"Dalam rombongan, terdapat sembilan relawan asal Indonesia, termasuk dua jurnalis Republika yang menjalankan tugas jurnalistik dan kemanusiaan. Keselamatan mereka menjadi perhatian serius kami," ujarnya dalam siaran pers. 

Media Republika juga mengecam tindakan intersepsi tersebut.

"Tindakan ini pelanggaran serius terhadap hukum internasional, prinsip kemanusiaan universal, serta kebebasan sipil warga dunia yang membawa bantuan bagi rakyat Palestina di Gaza," kata Andi Muhyiddin. 

Menurut pernyataan mereka, para relawan tidak membawa senjata, melainkan bantuan kemanusiaan seperti obat-obatan dan logistik untuk warga Gaza

Bambang Noroyono alias Abeng sempat mengirimkan pesan video sebelum komunikasi terputus.

"Saya Bambang Noroyono alias Abeng. Saya warga Indonesia. Saya adalah partisipan pelayaran misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2026," katanya dalam rekaman video.

Baca juga: Kepergok Jalan Bareng, Ayu Ting Ting Puji Sosok Kevin Gusnadi: Senang Bisa Buka Hati Lagi

Ia kemudian meminta Pemerintah Indonesia membantu pembebasannya.

"Saya mohon agar pemerintah Republik Indonesia membebaskan saya dari penculikan tentara penjajah Zionis Israel dan meminta Pemerintah Indonesia agar selalu mendukung kemerdekaan Palestina," katanya.

Sumber: Tribun Palu
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved