Palu Hari Ini
Gandeng Gramedia Palu, Balai Bahasa Sulteng Gelar Uji Keterbacaan
Kegiatan dirangkaikan dengan pameran buku, sosialisasi Krida Saraba, uji keterbacaan buku cerita anak dwibahasa, hingga lomba Cerdas Mengulas Buku.
Penulis: Zulfadli | Editor: Fadhila Amalia
Laporan Wartawan TribunPalu.com, Zulfadli
TRIBUNPALU.COM, PALU – Balai Bahasa Sulawesi Tengah bekerja sama dengan Gramedia Cabang Palu menggelar kegiatan Uji Keterbacaan bertajuk Semesta Buku untuk Nusa Membaca, Rabu (1/10/2025).
Acara ini berlangsung di Gramedia Palu, Jl Moh Hatta, Kelurahan Lolu Utara, Kecamatan Palu Timur, Kota Palu, dan akan digelar selama empat hari hingga 4 Oktober 2025.
Kegiatan dirangkaikan dengan pameran buku, sosialisasi Krida Saraba, uji keterbacaan buku cerita anak dwibahasa, hingga lomba Cerdas Mengulas Buku.
Baca juga: Nikita Mirzani Cabut Wanprestasi Rp114 M, Kini Siapkan Gugatan PMH Rp244 M ke Reza Gladys
Bunda Literasi Kota Palu, Diah Puspita, hadir sekaligus membuka kegiatan tersebut.
Perwakilan Balai Bahasa Sulteng, Siti Rachma, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari gerakan literasi nasional yang digagas Badan Bahasa sejak 2015.
“Tahun ini fokus kami meningkatkan budaya baca anak usia 5-10 tahun. Sulawesi Tengah masih berada di peringkat 10 terbawah tingkat literasi nasional, sehingga ini menjadi tantangan besar bagi kita semua,” ujar Siti Rachma.
Ia menambahkan, Badan Bahasa juga telah menyalurkan bantuan buku hingga ke wilayah 3T (terdepan, terluar, tertinggal), mulai dari PAUD hingga SMA.
Baca juga: Upacara Hari Kesaktian Pancasila Digelar di Sigi, ASN Diminta Jadikan Pancasila Pedoman Kerja
Rachma mengajak orang tua membiasakan anak membaca sejak dini, bahkan dengan membeli minimal satu buku setiap bulan.
Store Manager Gramedia Palu, Heru Nuhriyana, menyebutkan kolaborasi dengan Balai Bahasa Sulteng ini diharapkan mampu memberi dampak nyata.
“Lewat uji keterbacaan ini, kita bisa mengetahui kemampuan literasi masyarakat Kota Palu. Harapannya budaya membaca semakin meningkat,” kata Heru.
Sementara itu, Bunda Literasi Kota Palu, Diah Puspita, mengapresiasi kegiatan tersebut. Ia menilai literasi bukan hanya sebatas membaca dan menulis, melainkan membentuk daya pikir kritis generasi muda.
“Tantangan utama literasi ada pada sumber daya manusia dan sarana prasarana. Orang tua harus mengubah citra membaca agar lebih menyenangkan bagi anak-anak. Harapan saya, anak-anak Palu rajin membaca sehingga punya imajinasi dan pengetahuan luas untuk menghadapi tantangan zaman,” ujar Diah.
Baca juga: Gerakan Dapur Sehat Diluncurkan Serentak, Sasar Balita Kurang Gizi di Kota Palu
Tantangan Literasi di Sulteng
Meskipun terjadi peningkatan, Sulteng masih menghadapi beberapa tantangan yang perlu diatasi, terutama karena kondisi geografis dan tuntutan zaman:
Kota Palu
Kelurahan Lolu Utara
Kecamatan Palu Timur
Balai Bahasa Sulawesi Tengah
Gramedia Cabang Palu
Siti Rachma
Diah Puspita
Balai Bahasa Sulteng
Bunda Literasi Kota Palu
Diah
| 16 Siswa SMA Negeri 7 Palu Lolos SNBP 2026, Sekolah Siapkan Sisanya Hadapi Jalur Tes |
|
|---|
| Meski Sekolah Lain Libur, SMA Negeri 7 Palu Tetap Uji Kelas X dan XI Bersamaan |
|
|---|
| Harga Tiket Pesawat Rute Kota Palu Naik, Garuda Indonesia Sebut Faktor Avtur |
|
|---|
| Kota Palu Catat 542 Kasus Suspek Campak, Terbanyak di Sulteng |
|
|---|
| Wajibkan ASN Naik Bus Trans Palu, Hadianto Rasyid: Kendaraan Dinas Parkir di Kantor |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/Gandeng-Gramedia-Palu-Balai-Bahasa-Sulteng-Gelar-Uji-Keterbacaan.jpg)